Jokowi Minta Kadin DKI Garap MICE

NERACA

Jakarta- Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo meminta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta agar serius menggeluti bidang jasa khususnya MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition). Hal itu diungkapkan Ketua Umum Kadin DKI Edy Kuntadi kepada Neraca, kemarin.

“Pak Jokowi meminta Kadin DKI agar menjadikan Jakarta menjadi kota MICE kelas dunia. “Jadi bukan hanya Bali yang menjadi lokasi MICE kelas dunia, tapi juga Jakarta, ini menjadi tantangan bagi kami,” kata Eddy.

Hal serupa dipertegas kembali oleh Kepala Biro Perekonomian DKI Jakarta Adi Ariaantara saat menutup Musyawarah Provinsi (Musprov) Kadin DKI, yang menggantikan Gubernur Jokowi. “Ada lima hal yang diinginkan Gubernur kepada Kadin DKI, yaitu mewujudkan Jakarta sebagi kota MICE, ya, dalam dua bulan harus sudah ada,” katanya. Jokowi, seperti diungkapkan Adi, juga meminta Kadin DKI untuk melanjutkan kerja sama dengan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk sebagai penyalur kredit usaha rakyat (KUR), mengadakan kerja sama program pemasyarakatan dan pemasaran batik Betawi bersama Keluarga batik Betawi (KBB), serta menindaklanjuti kerjasama kemitraan antara Kadin DKI dengan Pemprov DKI Jakarta.

Terpilih lagi Sementara itu, Eddy Kuntadi terpilih lagi menjadi ketua umum Kadin DKI periode 2013-2018 dalam Musprov XI tersebut. Dia berhasil mengungguli empat kandidat lainnya, yaitu Efendi Sianipar (anggota Dewan Pertimbangan Kadin DKI), Efendi Saud (ketua Kadin Jakarta Barat), Nasfi Burhan (wakil ketua umum Kadin DKI Bidang UMKM), dan Robert Gultom (Wakil ketua Kadin Jaktim).

Namun, saat hendak pemungutan suara, tiga kandidat mengundurkan diri, yaitu Nasfi, Robert, dan Effendi Sianipar. Ketiganya balik mendukung Eddy. Alhasil, Eddy unggul telak 57:3 melawan Efendi Saud. Dari hasil rapat formatur, Eddy didampingi tiga orang wakil ketua umum, yaitu Berry B Purba, Irwan Hutasoit, dan Sarman Simanjorang. Dhaniswara K Harjono juga kembali terpilih sebagai ketua Dewan Pertimbangan. Formatur yang diketuai Eddy diberi waktu sebulan untuk menyusun kepengurusan lengkap.

Pada periode kedua kepengurusan Kadin DKI, Eddy mengungkapkan bahwa dirinya siap menjadikan Kadin DKI sebagai pusat informasi dan komunikasi bisnis, serta menjadikan Kadin DKI sebagai akselerator perubahan untuk mewujudkan Jakarta Baru. “Kami juga ingin menjadi mitra strategis bagi Pemprov DKI untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota modern pusat perdagangan dan investasi kelas dunia yang menjanjikan,” kata Eddy yang juga anggota Komisi VI DPR.

Eddy menambahkan, dalam rangka menyongsong dideklarasikannya Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015, Kadin DKI bersama Pemprov DKI menggalang progam untuk mempersiapkan para pengusaha agar mampu bersaing dengan para pengusaha dan produk asing. “”Kami harus bergandengan tangan untuk mempersiapkan para pelaku usaha di Jakarta agar dapat menjadi tuan di negeri sendiri, bukan sebagai pasar bagi produk-produk Negara lain,” ujar Eddy yang kini tercatat sebagai presiden direktur PT Suryandra Nusa yang bergerak di bidang perminyakan dan gas industri. [saksono]

BERITA TERKAIT

Kadin Berharap Pemerintah Susun Regulasi Lebih Pro Dunia Usaha - Sektor Riil

NERACA Jakarta – Kamar Dagang dan Industri Indonesia berharap pemerintah membuat kebijakan dan regulasi bidang kelautan dan perikanan pro dunia…

NPI Januari-Oktober Defisit US$5,51 Miliar - INDEF MINTA PEMERINTAH WASPADAI HARGA PANGAN

Jakarta-Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan, neraca perdagangan Indonesia (NPI) pada Oktober 2018 masih defisit US$1,82 miliar secara bulanan (mtm) dan…

MK Minta Kejaksaan Jadi Pihak Terkait Uji KUHAP

MK Minta Kejaksaan Jadi Pihak Terkait Uji KUHAP NERACA Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) meminta Kejaksaan Agung untuk menjadi pihak…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Mengganti Terigu Impor dengan Produk Buatan Lokal - Teknologi Pangan

        NERACA   Bogor - Mie memang menjadi santapan favorit masyarakat Indonesia, tanpa pandang usia. Sayangnya mie…

Mewaspadai Inflasi Di Akhir Tahun

      NERACA   Jakarta - Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai ancaman…

LPEI Mendorong BUMN Ekspor ke Pasar Prospektif

    NERACA   Jakarta – Pasar prospektif menjadi salah satu alternatif negara tujuan untuk memperluas ekspor di samping Cina…