Elang Mahkota Kantungi Dana Segar Rp 13 Miliar - Lepas 4,9 Juta Saham Surya Citra

NERACA

Jakarta- PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) melepas kepemilikan sahamnya di PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) sebanyak 4.690.000 lembar saham. Hal tersebut dilakukan dengan melakukan penjualan seluruh saham tersebut dengan total harga Rp13,08 miliar. “Setelah penjualan tersebut, perseroan memiliki 10,78 miliar lembar saham yang merupakan 73,72% dari modal ditempatkan dan disetor SCMA.” kata Sekretaris Perusahaan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk, Monika I. Krisnamurti dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (17/12).

Penjualan saham tersebut, menurut dia, dilakukan perseroan dalam dua tahap selama periode 3-4 Desember 2013. Perinciannya, pada 3 Desember 2013 perseroan menjual 3.045.00 saham dengan harga Rp8,52 miliar. Kemudian pada 4 Desember 2013, perseroan kembali melakukan penjualan saham sebanyak 1,6 juta saham dengan harga Rp4,55 miliar. “Tujuan transaksi adalah untuk memperoleh dana untuk keperluan umum perseroan.” imbuhnya.

Diketahui, dalam pengembangan usahanya, perseroan melalui anak usahanya, PT Elang Medika Corpora melakukan investasi saham dalam PT Surya Cipta Medika (“SCM”), perusahaan yang bergerak dalam bidang kesehatan dan rumah sakit. Penyertaan dalam SCM ini merupakan langkah awal perseroan dalam merealisasikan rencana investasi jangka panjang dalam industri rumah sakit.

Investasi pada PT Surya Cipta Medika ini disebut sebut dilakukan perseroan dengan dua rekan bisnis perseroan dengan partisipasi saham yang seimbang. Dana yang diinvestasikan untuk industri ini telah dipergunakan oleh SCM untuk mengakuisisi aset Rumah Sakit Usada Insani, rumah sakit di Tangerang yang memiliki kapasitas 350 tempat tidur.

Selain ekspansi di bidang kesehatan dan rumah sakit, belum lama ini manajeman Elang Mahkota Teknologi mengaku tengah menjajaki ekspansi usaha unorganik dengan mengakuisisi dua perusahaan yang bergerak di sektor teknologi dan Media.

Direktur Utama EMTK, Sutanto Hartono mengatakan, proses akuisisi satu dari dua perusahaan yang tengah dibidik perseroan sudah hampir selesai. Bahkan perseroan menargetkan dapat terealisasi akhir tahun ini. “Salah satu perusahaan yang akan diakuisisi prosesnya diperkirakan akan selesai akhir tahun ini,” ucapnya.

Aksi korporasi ini, menurut dia, merupakan bagian dari rencana pengembangan usaha perseroan yang sifatnya jangka panjang atau dalam 5-10 tahun ke depan. Diperkirakan, untuk mengakuisisi dua perusahaan tersebut, dana yang diinvestasikan masih di bawah kisaran Rp 1 triliun. “Nilainya belum pasti, masih menunggu harga, tapi akuisisi dua perusahaan tersebut di bawah Rp1 triliun,” ujarnya.

Sementara itu, Legal Director & Corporate Secretary Elang Mahkota Teknologi, Titi Maria mengatakan, untuk meningkatkan kinerjanya secara signifikan pada tahun ini manajemen perseroan mengaku masih fokus untuk memperkuat bisnis televisi berbayar (pay TV), bisnis media online dan bisnis production house. Ketiga lini bisnis tersebut dinilai dapat menjawab tantangan bisnis ke depan. Selain itu juga untuk mengimbangi pertumbuhan bisnis media televisi dari anak usaha PT Surya Citra Media tbk (SCMA) dan PT Indosiar Karya Mandiri Tbk (IDKM). (lia)

BERITA TERKAIT

Gelar Private Placement - J Resource Asia Bidik Dana Rp 534,49 Miliar

NERACA Jakarta – Danai eksplorasi untuk menggenjot produksi tambang emas lebih besar lagi, PT J Resource Asia Pasifik Tbk (PSAB)…

Luncurkan Transaksi GOFX - BKDI Incar Transaksi US$ 200 Juta Perhari

NERACA Jakarta – Pacu pertumbuhan transaksi industri bursa berjangka, Indonesia Commodity & Derevatives Exchange (ICDX) atau PT Bursa Komiditi Derivatif…

Targetkan Produksi 400 Ribu Ton - BOSS Anggarkan Belanja Modal US$ 10 Juta

NERACA Jakarta – Danai operasional kinerja perusahaan guna memacu produksi tambang batu bara tumbuh lebih agrsif lagi, PT Borneo Olah…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Dua Putra Utama Terkoreksi 57,96%

Emiten perikanan, PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) laba bersih di kuartal tiga 2018 kemarin sebesar Rp35,9 miliar atau turun…

BEI Suspensi Saham BDMN dan BBNP

PT  Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara waktu perdagangan dua saham perbankan yang direncanakan akan melakukan merger usaha pada perdagangan…

Chandra Asri Investasi di Panel Surya

Kembangkan energi terbarukan yang ramah lingkungan dalam operasional perusahaan, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) menggandeng Total Solar untuk menghasilkan…