Sinar Mas Land Yakin Tekno Tahap 8 Laris

Sukses melakukan pengembangan properti di kawasan BSD City, Sinar Mas Land kembali meluncurkan produk properti, Taman Tekno Tahap 8 Extention di kawasan tersebut. Hal ini dilakukan perusahaan untuk memenuhi kebutuhan produk properti kawasan pergudangan di Selatan Jakarta. “Kawasan pergudangan multiguna Taman Tekno Tahap 8 seluas ± 7,4 Ha ini merupakan bagian dari pengembangan kawasan industri dan pergudangan seluas ±200 hektar di Taman Tekno BSD City.” kata Managing Director Corporate Strategy and Services Sinar Mas Land, Ishak Chandra di Jakarta kemarin.

Pembangunan Taman Tekno Tahap 8 Extention tersebut, menurut dia, sebagai respon atas penjualan Taman Tekno Tahap 8 yang diminati masyarakat, hingga terjual habis pada akhir September lalu. Penjualan perdana Taman Tekno Tahap 8 Extention sendiri telah dimulai pada 12 Desember 2013.

Taman Tekno Tahap 8 Extention dibangun secara modern dan khusus agar bersifat multiguna sehingga dapat digunakan untuk kantor, workshop, hingga showroom. “Kawasan pergudangan exclusive ini sebagai pilihan paling tepat untuk memajukan usaha dan bisnis yang ditawarkan dengan harga mulai dari Rp 4,4 miliar,” ungkapnya.

Kawasan pergudangan terbaru di BSD City ini, sambung dia, menyediakan unit yang sangat terbatas yaitu sebanyak 36 unit gudang. Sejumlah unit gudang tersebut terbagi dalam empat tipe, yaitu Onyx dan Carnelian dengan LT/LB 360m²/225m², tipe Jasper dengan LT/LB 420m²/297m² serta 6 unit Kavling.

Lokasinya, kata dia, terdepan di kawasan Taman Tekno BSD, serta memiliki lokasi yang strategis karena dapat diakses dari 2 jalan tol, yaitu Tol Kebon Jeruk – Tangerang – Merak dan tol BSD City – Pondok Indah – Cawang – Jagorawi – Cikampek. Selain itu, kawasan pergudangan multiguna ini juga memiliki kemudahan akses dari dan menuju Bandara Internasional Soekarno – Hatta serta pelabuhan laut Merak & Tanjung Priok. Termasuk mutu akses jalan perkerasan beton di ROW 20 dan dapat di akses kontainer.“Taman Tekno Tahap 8 Extention dibangun secara khusus untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan dalam mengembangkan bisnis dan sektor industri, terutama dalam sisi akses, lokasi, fasilitas hingga desain bangunan.” paparnya.(lia)

BERITA TERKAIT

Diklaim Terjadi Pendalaman Pasar - BEI Yakin Target Transaksi Harian Tercapai

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) optimisme bila pencapaian pasar modal tahun ini akan lebih baik dari tahun…

Bantu Korban Tsunami Banten dan Lampung - Nurani Astra Salurkan Bantuan Tahap Awal Rp 2 Miliar

Musibah tsunami di Banten dan Lampung pada penghujung tahun 2018, menjadi catatan pilu dan duka bagi bangsa Indonesia setelah sebelumnya…

JGLE Yakin Bisnis Rekreasi Tumbuh di 2019

NERACA Jakarta -  Di tengah ketatanya persaingan bisnis taman rekreasi, PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk (JGLE) sebagai pengelola taman rekreasi…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Tiga Anak Usaha BUMN Bakal IPO di 2019

Menyadari masih sedikitnya perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang go public atau tercatat di pasar modal, mendorong Kementerian Badan…

Impack Pratama Beri Pinjaman Anak Usaha

Dukung pengembangan bisnis anak usaha, PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) melakukan perjanjian hutang piutang dengan anak usahanya PT Impack…

Layani Pasien BPJS Kesehatan - Siloam Tambah Tujuh Rumah Sakit Baru

NERACA Jakarta – Tidak hanya sekedar mencari bisnis semata di industri health care, PT Siloam International Hospital Tbk (SILO) terus…