Humpus Intermoda Kuras Dana US$ 650 Juta

Perusahaan jasa transportasi laut, PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS) akan melakukan ekspansi usaha pada tahun depan dengan nilai investasi diperkirakan mencapai US$ 650 juta. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Disebutkan, sejumlah proyek tahun depan diantaranya, seperti mini LNG tanker, LNG shuttle tanker dan tanker amoniak. Selain itu, product oil tanker, offshore support vessels, anchor handling tug supply, accomodation work barge (AWB), floating storage offshore dan cement carrier.

Proyek LNG tanker dengan ukuran 4.000 DWT memiliki kontrak sekitar 11 tahun dengan nilai investasi yang dibutuhkan mencapai USD120 juta. Sedangkan LNG shuttle tanker berkapasitas 150.000 cbm dengan kontrak sekitar 15 tahun membutuhkan investasi US$ 22 juta.

Adapun, tanker amoniak dengan ukuran 6.000 metrik ton memiliki kontrak sekitar 5 tahun atau dengan tambahan opsi dijual membutuhkan investasi US$ 15 juta. Sedangkan product oil tanker dengan kapasitas muat 6.500 MT berdurasi kontrak sekitar 8 tahun membutuhkan dana US$ 20 juta.

Di samping itu, CPD, ASD tugboats, patrol/pilot boats, crew boat and mooring boat atau sebanyak tujuh kapal dengan kontrak sekitar tiga tahun membutuhkan investasi mencapai US$ 150 juta. Untuk anchor handling tug supply membutuhkan tiga kapal dengan ukuran 5.000 BHP dengan kontrak sekitar tiga tahun ini senilai US$ 50 juta. Sementara proyek AWM berkapasitas AWB 300 pax dengan kontrak sekitar lima tahun membutuhkan investasi US$ 25 juta.

Proyek floating storage dengan kapasitas 800.000 barel dengan kontrak selama empat tahun dan bisa diperpanjang empat tahun lagi ini membutuhan investasi US$ 30 juta. Selain itu, proyek cement carrier berukuran 4.500-5.000 DWT dengan kontrak sekitar 10 tahun membutuhkan investasi sebesar US$ 20 juta. (bani)

BERITA TERKAIT

Luncurkan Transaksi GOFX - BKDI Incar Transaksi US$ 200 Juta Perhari

NERACA Jakarta – Pacu pertumbuhan transaksi industri bursa berjangka, Indonesia Commodity & Derevatives Exchange (ICDX) atau PT Bursa Komiditi Derivatif…

Targetkan Produksi 400 Ribu Ton - BOSS Anggarkan Belanja Modal US$ 10 Juta

NERACA Jakarta – Danai operasional kinerja perusahaan guna memacu produksi tambang batu bara tumbuh lebih agrsif lagi, PT Borneo Olah…

Ditopang Produksi Anak Usaha - HRUM Targetkan Produksi 5 Juta Ton Batu Bara

NERACA Jakarta – Mengulang kesuksesan di tahun kemarin, PT Harum Energy Tbk (HRUM) menargetkan produksi batu bara sebesar 5 juta…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Dua Putra Utama Terkoreksi 57,96%

Emiten perikanan, PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) laba bersih di kuartal tiga 2018 kemarin sebesar Rp35,9 miliar atau turun…

BEI Suspensi Saham BDMN dan BBNP

PT  Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara waktu perdagangan dua saham perbankan yang direncanakan akan melakukan merger usaha pada perdagangan…

Chandra Asri Investasi di Panel Surya

Kembangkan energi terbarukan yang ramah lingkungan dalam operasional perusahaan, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) menggandeng Total Solar untuk menghasilkan…