Pemerintah Yakin Kemiskinan Turun 8%

NERACA

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, Agung Laksono, mengaku bila pemerintah optimistis menurunkan kemiskinan hingga berada pada angka tujuh hingga delapan persen dari total jumlah penduduk Indonesia yang sebesar 240 juta jiwa. "Jumlah kemiskinan di Indonesia sendiri saat ini masih 11,37%," katanya di Jakarta, Selasa (29/10).

Dia menjelaskan, angka tersebut turun sekitar 5,29% dibandingkan pada 2004 lalu. Penurunan angka kemiskinan ini, kata Agung, antara lain didorong oleh pertumbuhan ekonomi yang membaik dan penurunan tingkat pengangguran terbuka dari 9,86% pada 2004, menjadi 5,92% pada Maret 2013.

Oleh karena itu, tambah dia, pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk memutus kemiskinan yang terstruktur. Salah satunya melalui program keluarga harapan atau PKH. Pada 2014, Program Keluarga Harapan akan menyasar sebanyak 3,5 juta keluarga miskin.

Dia menjelaskan, program PKH diharapkan dapat membantu mewujudkan lima komponen tujuan pembangunan milenium atau MDG's, yakni pengurangan penduduk miskin dan kelaparan, pendidikan dasar, kesetaraan gender, pengurangan angka kematian bayi dan balita, serta pengurangan kematian ibu melahirkan.

"Semoga dengan program keluarga harapan, tali kemiskinan struktural dapat terputuskan. Para keluarga pun dapat menikmati akses pendidikan dan kesehatan. Kesejahteraannya pun meningkat," papar Agung. Sementara itu, program keluarga harapan adalah adalah program perlindungan sosial yang memberikan bantuan tunai kepada rumah tangga sangat miskin (RTSM) yang wajib melaksanakan persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan.

Program ini dalam jangka pendek bertujuan mengurangi beban RTSM dan dalam jangka panjang diharapkan dapat memutus mata rantai kemiskinan antar generasi. Agung berharap program tersebut mata rantai kemiskinan akan terputus. [ardi]

BERITA TERKAIT

Survei: 87% Perusahaan di Asia Pasifik Yakin Teknologi IoT Penting Bagi Masa Depan Bisnisnya

Survei: 87% Perusahaan di Asia Pasifik Yakin Teknologi IoT Penting Bagi Masa Depan Bisnisnya Berbagai Perusahaan di Seluruh Dunia Telah…

Jadi Mensos, Idrus Marham Ingin Kurangi Kemiskinan

  NERACA   Jakarta - Sekjen Partai Golkar Idrus Marham, Rabu (17/1) dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi Menteri…

KPPU Minta Pemerintah Periksa Gudang Penjualan Karung Beras

KPPU Minta Pemerintah Periksa Gudang Penjualan Karung Beras NERACA Makassar - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) meminta kepada pemerintah provinsi…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Kementan Diminta Jujur Ungkap Data Pangan

      NERACA   Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI Ichsan Firdaus meminta Kementerian Pertanian jujur soal data…

Ekonomi 2018 Diprediksi Mampu Tumbuh Minimal 5,1%

      NERACA   Jakarta - Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira menilai…

Indonesia Masih Membutuhkan Banyak Kapal - Taiwan International Boat Show 2018

    NERACA   Jakarta – Indonesia yang dikenal sebagai negara maritim, nyatanya masih membutuhkan banyak kapal dalam rangka aksesibilitas…