Dinas PU dan Pehubungan Yakin Terserap Akhir Tahun - APBD DKI Jakarta

NERACA

Jakarta - Beberapa dinas di Provinsi DKI Jakarta mengakui belum melakukan penyerapan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Tahun Anggaran 2013 secara maksimal. Diantaranya Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Jakarta, yang mengakui penyerapan APBD DKI 2013 belum dilakukan secara penuh meskipun sudah mendekati akhir tahun anggaran.

"Penyerapan anggaran, terutama untuk mengatasi permasalahan banjir di wilayah Ibu Kota masih belum maksimal, yakni baru sebesar 25%," kata Kepala Dinas PU DKI Jakarta, Manggas Rudy Siahaan di Jakarta, Senin (28/10).

Kendati demikian, Manggas mengaku optimistis pada akhir tahun anggaran pihaknya mampu melakukan penyerapan sesuai dengan yang telah ditargetkan, yaitu 97%. "Meskipun saat ini penyerapannya baru mencapai 25%, saya tetap optimistis pada akhir tahun anggarannya bisa terserap sebanyak 97%, persis seperti yang sudah kami targetkan," ujar Manggas.

Dia menuturkan bahwa anggaran yang dialokasikan untuk Dinas PU dalam APBD DKI 2013 adalah sebesar Rp2,5 triliun. Anggaran ini dimanfaatkan untuk melakukan antisipasi banjir, di antaranya pembelian alat-alat berat, pengerukan sungai dan waduk, serta pembentukan satuan petugas (satgas).

Setali tiga uang, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta juga mengakui masih belum melakukan penyerapan anggaran secara maksimal. "Penyerapan APBD tahun ini yang kami lakukan, khususnya untuk menuntaskan masalah kemacetan di Jakarta masih belum maksimal. Akan tetapi, ini akan terus kami kejar," tutur Kepala Dishub DKI Pristono.

Dia mengungkapkan bahwa Dishub DKI mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp1,9 triliun. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp1,5 triliun digunakan untuk membeli sebanyak 346 unit bus sedang dan 310 unit bus Transjakarta. "Selain menambah jumlah armada angkutan umum, kami juga menggunakan anggaran itu untuk memasang rambu-rambu lalu lintas dan marka jalan serta membuat separator," tambah Pristono. [ardi]

Related posts