AJB Bumiputera 1912 Luncurkan Asuransi Mikro - Proteksi Seluruh Lapisan Masyarakat

NERACA

Jakarta - Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912, meluncurkan produk asuransi mikro bernama Mitra Proteksi Mandiri. Direktur Utama AJB Bumiputera 1912, Majdji Ali mengatakan, produk ini diharapkan bisa dinikmati dan memproteksi seluruh masyarakat Indonesia tanpa memandang latar belakang dan golongan.

“Program ini kita harapkan dapat memaksimalkan upaya pemerintah untuk mendorong asuransi kepada masyarakat dan mendorong percepatan perindustrian perasuransian di Indonesia," ujar Majdji, di Jakarta, Senin (21/10).

Menurut Madjdji, semua orang membutuhkan perlindungan dan jaminan hidup, terutama untuk hari tua nanti, tidak terkecuali masyarakat kelas menengah ke bawah di Indonesia. Untuk Itu, Bumiputera meluncurkan produk Mitra Proteksi Mandiri untuk kelas menengah ke bawah. Dengan adanya Mitra Proteksi Mandiri ini, Bumiputera sekali lagi membuktikan komitmennya untuk melindungi Indonesia,” kata dia.

Majdji menuturkan asuransi ini hadir untuk membantu masyarakat yang ingin merancang masa pensiun secara mandiri. “Hal ini tentunya dapat memacu masyarakat kelas menengah ke bawah agar semakin produktif dalam beraktifitas,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur Teknik AJB Bumiputera 1912, M. Irsyad mengatakan, produk ini memiliki masa pembayaran premi minimal 10 tahun, dengan masa asuransi minimal 10 tahun. Usia tertanggung minimal 15 tahun dan maksimal 55 tahun. “Premi minimal itu sebesar Rp100 ribu perbulannya, dengan pembayaran premi bisa dilakukan secara bulanan, triwulanan, setengah tahunan bahkan tahunan, Yang menarik dari produk asuransi ini adalah tidak adanya biaya polis yang dikenakan kepada pemiliknya,” ujar Irsyad

Mitra Proteksi Mandiri memiliki masa pembayaran premi minimal 10 tahun, dengan masa asuransi minimal 10 tahun. Usia tertanggung minimal 15 tahun dan maksimal 55 tahun.

"Premi minimal Rp 100 ribu per bulan, dengan pembayaran premi bisa dilakukan secara bulanan, triwulan, setengah tahunan, atau tahunan," tutur M.Irsyad. Uang Pertanggungan (UP) awal Mitra Proteksi Mandiri sebesar dua kali dari premi tahunan yang nantinya UP ini akan meningkat setiap tahun sebesar 10% dari UP awal, dan dimulai pada tahun kedua.

"Nantinya kami akan memasarkan produk ini dengan melakukan tawaran-tawaran kepada kelompok seperti di Paguyuban, sehingga akan lebih efektif dan lebih menghemat biaya daripada melakukan pemasaran per individu," tutup M.Irsyad

Hingga akhir 2013, Bumiputera akan melakukan sosialisasi Mitra Proteksi Mandiri ke sseluruh Indonesia. Sedangkan pada tahun 2014, Bumiputera akan memasarkan produk ini ke secara besar besaran. Mitra Proteksi Mandiri akan dipasarkan melalui 422 kantor cabang dan lebih dari 23 ribu agen yang tersebar diseluruh Indonesia. [sylke]

BERITA TERKAIT

Apartemen Green Pramuka City Selalu Perbarui Sistem Proteksi Kebakaran

  NERACA   Jakarta - Apartemen Green Pramuka City selalu membarui sistem proteksi dan antisipasi kebakaran sejalan Peraturan Gubernur Nomor…

KPK Luncurkan Panduan Pencegahan Korupsi Dunia Usaha

KPK Luncurkan Panduan Pencegahan Korupsi Dunia Usaha NERACA Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meluncurkan buku panduan pencegahan korupsi untuk…

Rutin Kritik Pemerintah, Masyarakat Maklumi Kinerja DPR Jeblok

  Oleh : Sapri Rinaldi, Pemerhati Sosial Politik   Tak terasa beberapa minggu lagi tahun 2019 akan mengganti tahun 2018.…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Pendapatan Premi Asuransi Jiwa Naik Tipis

      NERACA   Jakarta - Pendapatan premi industri asuransi jiwa hanya naik tipis sebesar 1,2 persen secara tahunan…

2019, CIMB Niaga Syariah Targetkan Pembiayaan Rp35 Triliun

    NERACA   Bogor – Bank CIMB Niaga Syariah menargetkan untuk bisa menyalurkan pembiayaan di 2019 mencapai Rp35 triliun.…

Bank Muamalat Dukung Silaknas ICMI

    NERACA   Jakarta - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. ("Bank Muamalat") mendukung pelaksanaan Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) Ikatan…