Tiga Pilihan Tepat Lantai Kayu Outdoor

Mungkin Anda orang yang menginginkan hal-hal unik pada hunian, terlebih pada bagian lantai yang berada di bagian luar rumah, seperti taman yang biasanya diletakkan di bagian paling depan kini semakin unik dengan hiasan lantai terbuat dari kayu. Bukan hanya indah, taman yang dimiliki juga akan semakin memiliki nilai seni tinggi.

Tetapi, masalahnya untuk membuat lantai kayu jangan hanya fokus pada keindahan semata, tetapi juga harus memperhatikan kekuatannya. Apalagi seperti kita ketahui bagian taman selalu terpapar panas dan hujan.

Pilihan terbaik biasanya terdapat pada tiga jenis bahan dasar pembuat lantai kayu. Yakni jenis kayu yang sangat kuat seperti kayu ulin (kayu besi) bengkiray (yellow ballaw), dan merbau. Ya, ketiga jenis kayu ini pada kenyataannya mampu tahan terhadap air dan panas, karena termasuk dalam kayu keras berkualitas jempolan. Berikut ini akan dijabarkan mengapa kayu-kayu tadi laik menjadi pilihan.

Kayu Ulin

Keberadaan kayu ulin di Indonesia terdapat di daerah Kalimantan dan Sulawesi. Karena memiliki kekuatan yang baik, decking outdoor jenis kayu ini sangat baik, umurnya mampu mencapai ratusan tahun. Keistimewaan kayu ini yaitu semakin sering terkena air struktur kayu makin padat, bukan malah menjadi busuk dan lapuk. Makanya jenis kayu ini juga banyak digunakan untuk pembuatan kolam dan dermaga.

Kayu Bengkiray

Memang, kayu ini mulai sulit didapat. Pasalnya, permintaan terhadap jenis kayu ini begitu tinggi. Akibatnya hukum pasar pun berlaku banyak permintaan maka harga pun semakin tinggi. Makanya, jangan mudah percaya jika ada pedagang yang mengaku kalau yang dijual adalah decking berbahan dasar kayu bengkiray. Karena saat ini banyak pemain kayu yang nakal yang menjual kayu yang mirip dengan jenis bengkiray tetapi mereka sebut bengkiray. Ciri khas bengkiray asli memiliki tekstur lurus tanpa ada tekstur kembang, dan bila dipotong bekas potongannya nampak licin.

Kayu Merbau

Perlu diketahui kayu ini justru tidak baik jika digunakan untuk kolam atau kamar mandi, karena umumnya apabila terkena air atau hujan, getah kayunya akan keluar walaupun kayu sudah full furnish. Apalagi saat ini, kayu merbau yang tersedia adalah kayu dengan kualitas KW. Kayu ini lebih cocok untuk digunakan pada bagian taman yang tak langsung terkena air hujan.

BERITA TERKAIT

Citilink Raih Peringkat Tepat Waktu Terbaik

Maskapai berbiaya hemat (LCC) Citilink Indonesia berhasil mencatatkan tingkat ketepatan waktu (OTP/On Time Performance) teratas untuk kawasan Asia Tenggara pada…

BEI Luncurkan Tiga Indeks Saham Baru - Dongkrak Transaksi Saham

NERACA Jakarta – Pacu daya saing industri pasar modal dan juga meningkatkan transaksi saham, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) meluncurkan…

Tiga Problem Irigasi Pertanian Harus Segera Ditanggulangi - Sektor Primer

NERACA Jakarta – Indonesia dinilai menghadapi tiga problem sumber daya air pertanian khususnya irigasi pada tahun ini mulai dari pemborosan…

BERITA LAINNYA DI HUNIAN

Konsorsium Pengembang Bangun Cagar Budaya di Kawasan Menteng

Konsorsium Pengembang Bangun Cagar Budaya di Kawasan Menteng  NERACA Jakarta - PT Bangun Inti Artha, konsorsium pengembang Pikko Group dengan…

Usung Hunian Layak, REI Terpilih Penyelenggaraan FIABCI

Usung Hunian Layak, REI Terpilih Penyelenggaraan FIABCI  NERACA Jakarta - Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) berhasil meraih kepercayaan dari anggota…

Produk Sandimas Penuhi Kualifikasi Standar Nasional Indonesia

Produk Sandimas Penuhi Kualifikasi Standar Nasional Indonesia NERACA Jakarta - Perusahaan penyedia bahan bangunan terbesar di Indonesia, Sandimas, menyatakan bahwa…