Usai Ibadah, Yuk Berburu Oleh-oleh Khas Tanah Suci

Sabtu, 28/09/2013

Menunaikan ibadah haji merupakan bentuk ritual tahunan yang dilaksanakan kaum Muslimsedunia. Tak hanya ibadah, bagi beberapa kalangan berburu buah tangan khas Tanah Suci juga jadi kegiatan yang harus dilakukan.

NERACA

Kegiatan inti ibadah haji dimulai pada tanggal 8 Zulhijah ketika umat Islam bermalam diMina, wukuf atau berdiam diri diPadang Arafahpada tanggal 9 Zulhijah, dan berakhir setelah melempar jumra pada tanggal 10 Zulhijah.

Masyarakat Indonesia lazim juga menyebut hari rayaIdul AdhasebagaiHari Raya Hajikarena bersamaan dengan perayaan ibadah haji ini. Setelah selesai menjalankan ibadah, tidak ada salahnya bukan kalau kita berwisata sejenak sekaligus membeli oleh-oleh khas Tanah Suci sebelum pulang ke Indonesia. Berikut ini beberapa pasar yang dapat menjadi referensi belanja oleh-oleh haji.

Pasar Kurma Madinah

Jika Anda ingin berbelanja busana atau peralatan elektronik, jangan berbelanja di Madinah karena harga yang ditawarkan termasuk mahal. Akan tetapi, jika Anda mencari kurma, Madinahlah tempat yang tepat. Di Pasar Kurma Madinah dijual berbagai jenis kurma yang harganya bervariasi, mulai dari 30 Riyal sampai 90 Riyal. Selain kurma, Anda juga dapat menemukan biskuit-biskuit yang terbuat dari bahan dasar kurma di pasar ini. Pasar Kurma Madinah terletak sekitar 60 meter di sebelah selatan Masjid Nabawi. Pasar ini dibuka sejak pukul 7 hingga 23 malam waktu setempat pada musim haji.

Pasar Bab Mekkah

Meski namanya Pasar Bab Mekah, lokasi pasar ini terletak di Suhaifa, di salah satu sudut kota Jeddah, Arab Saudi. Pasar tradisional ini buka setiap pagi dan tutup menjelang shalat Dzuhur. Sebagai perbandingan harga, parfum yang dijual di Pasar Bab Mekkah misalnya, parfum Ted Lapidus, ukuran 100 ml dijual seharga 50 Riyal atau sekitar Rp150 ribu, padahal di Indonesia biasa dijual di atas Rp500 ribu. Sementara, parfum yang sama dijual di Corniche dengan harga paling murah 60 Riyal. Selain parfum, kurma nabi atau Kurma Ajwa dijual 60 Riyal per kilogram. Harga tersebut lebih murah 25% daripada yang dijual di Madinah dan Mekkah yang seharga 80 Riyal. Begitu pula dengan pewarna kuku yang seharga 15 sampai 20 Riyal, surban seharga 10 Riyal.

Balad

Bagi pecinta fesyen dunia, ini adalah salah satu kawasan yang bisa menjadi surganya. Selain memiliki pusat perbelanjaan kelas tinggi yang menawarkan produk terbaru dari merek fesyen ternama dari Milan dan Paris, kawasankota tua di Jeddah ini juga dipadati pedagang tradisional dan pasar terbuka yang menawarkan aneka produk fesyen dan souvenir dengan harga relatif murah. Di Balad, harga jual setiap produk sangat bervariasi sesuai dengan kualitasnya dan bisa ditawar. Sebagian pedagang juga bisa berbahasa Indonesia meski terbatas pada angka-angka sehingga pengunjung asal Indonesia yang tidak bisa berbahasa Arab tetap bisa melakukan tawar menawar harga.

Pasar Zakfariah

Pasar `borong` atau Pasar Zakfariah terletak sekitar 1 kilometer dari Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi. Pasar tradisional ini menjual berbagai keperluan ibadah, termasuk perhiasan emas, jam tangan, dan barang-barang elektronik berupa telepon genggam. Parapedagangnya rata-rata dapat menggunakan bahasa Indonesia walaupun dengan logat Arab. Tawar-menawar juga lazim dilakukan di pasar yang tepat waktu sholat langsung tutup dan digelar karpet untuk alas sholat di lorong-lorong jalan pasar itu.

Tahlia street

Tahlia Street berada di tengah Kota Jeddah. Anda dapat berbelanja di pusat perbelanjaan dan butik yang menjual produk-produk fashion ternama dunia seperti Prada, Gucci, dan Giorgio Armani. Harganya tentu ratusan hingga ribuan riyal per item. Kawasan ini disebut-sebut sebagai salah satu pusat perbelanjaan modern terbesar di Arab Saudi.

Falestin street

Jika Anda ingin berbelanja produk elektronik, Falestin Street tempatnya. Di kanan kiri jalan ini berjajar toko-toko yang menjual aneka merk telepon genggam, kamera, MP3, MP4, MP5 dan komputer jinjing beserta aksesorisnya. Harganya relatif lebih murah dibandingkan dengan harga barang elektronik di tanah air. Selisih harganya berkisar antara puluhan ribu rupiah hingga Rp1 juta.