Tarif Dinamis Tol Akan Dipelajari Menteri PU

NERACA

Makassar – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto berjanji akan mengkaji penggunaan tarif dinamis tol. Wacana tarif dinamis tol ini mengemuka untuk menyelesaikan permasalahan padatnya kendaraan di jalan tol pada waktu-waktu sibuk. Perlu semacam dorongan agar pengguna kendaraan mau masuk tol pada jam-jam yang tidak sibuk, sehingga kemacetan di dalam tol dapat direduksi.

Konsepnya sederhana, tarif tol pada jam-jam sibuk akan dibuat lebih mahal daripada tarif tol pada jam-jam senggang. Dengan begitu, terdapat peralihan pengguna tol dari padat ke senggang.

“Harus saya kaji betul itu. Kalau itu keinginan publik, saya tampung. Nanti tim saya akan pelajari, itu bermanfaat atau tidak,” kata Djoko di Makassar, Sabtu (21/9).

Djoko mengatakan belum pernah melihat kebijakan semacam itu sebelumnya. Belum ada negara yang memberlakukan hal tersebut, sehingga perlu kajian yang mendalam.

Sebelumnya, Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sudaryatmo menyambut baik tarif dinamis tol tersebut. Dia berpesan, prinsip yang harus dipegang adalah bahwa pada tarif yang lebih mahal, konsumen harus mendapatkan lebih banyak. Dan sebaliknya, pada tarif yang lebih murah, konsumen mendapatkan lebih sedikit.

Menurut Sudaryatmo, pemberlakuan kebijakan tarif tol dinamis ini perlu dilakukan segera untuk mengurai kemacetan yang ada di jalan tol, terutama di Jakarta. Namun, Menteri PU mengatakan, permasalahan kemacetan di dalam tol bukanlah hanyalah karena jumlah jalan tol yang ada belum mencukupi. [iqbal]

BERITA TERKAIT

Bhinneka.com Mantapkan Integrasi Kanal Pemasaran dan Teknologi

    NERACA     Jakarta ‒ Transformasi Bhinneka.Com menjadi business super-ecosystem merupakan sebuah keniscayaan. Perkembangan teknologi dan iklim bisnis…

Jokowi : Bangun Jalan Tol Jangan Tunggu IRR Tinggi

  NERACA Pekanbaru -  Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa pembangunan jalan tol yang kini dikebut oleh pemerintah, terutama untuk…

Pemerintah Siapkan Rp8,48 Triliun untuk Pembangunan Perumahan

  NERACA                      Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengalokasikan dana pembangunan perumahan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

LPSK Dinilai Gagal Lindungi Pelapor Kasus Korupsi Hambalang

    NERACA   Jakarta - Sejatinya, Negara melalui Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban alias LPSK berkewajiban memberikan perlindungan maksimal…

Inovasi Ritase Didorong Generasi Milenial

    NERACA    Jakarta - Generasi milenial, mereka yang lahir antara 1980 hingga 2000, semakin nyata kehadirannya di masyarakat,…

Bhinneka.com Mantapkan Integrasi Kanal Pemasaran dan Teknologi

    NERACA     Jakarta ‒ Transformasi Bhinneka.Com menjadi business super-ecosystem merupakan sebuah keniscayaan. Perkembangan teknologi dan iklim bisnis…