Inggris "Tempel" Indonesia Bahas Kerja Sama Investasi dan Perdagangan

Kamis, 19/09/2013

NERACA

Jakarta - His Royal Highness Duke of York (Prince Andrew) mengunjungi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa di kantor Kementerian Perekonomian di Jakarta, Rabu (18/9). Kunjungan Pangeran Andrew tersebut bermaksud untuk membangun momentum dari kemajuan kerja sama yang telah dicapai, sekaligus memperkuat hubungan Inggris dengan Indonesia.

“Saya melakukan pembicaraan dengan Duke of York kalau kita di Indonesia menyebutnya pangeran Andrew sebagai representatif dari Inggris United Kingdom untuk trade and investment,” kata Hatta usai pertemuan di Jakarta, Rabu (18/9).

Kunjungan Duke of York merupakan tindak lanjut pertemuan antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Perdana Menteri Inggris pada April 2012. Ketika itu, telah disepakati komitmen untuk meningkatkan volume perdagangan kedua negara pada tahun 2015. Pangeran Andrew memfokuskan pembicaraan untuk memperdalam hubungan bilateral Inggris dengan Indonesia di sektor perdagangan dan investasi, sains dan inovasi, serta pendidikan

“Nah, 2013 kita lihat ada peningkatan, artinya ada kenaikan di tengah situasi perekonomian global yang seperti ini, kita tentu bekerja keras untuk mencapai 4,4 miliar poundsterling pada 2015. Ini salah satu materi yang dibicarakan dengan pangeran Andrew,” kata Hatta. Kunjungan ini, kata Hatta, akan membagun momentum dari kemajuan kerja sama yang telah dicapai Indonesia dan Inggris, sekaligus memperkuat hubungan kedua negara.

Sebelumnya pada April 2012, Presiden Republik Indonesia dan Perdana Menteri Inggris telah menjalin kesepakatan untuk berkomitmen meningkatkan perdagangan barang dan jasa pada tahun 2015 ke angka US$7 miliar.

"Inggris berkomitmen penuh memperkuat hubungan baik dengan Indonesia. Kunjungan Perdana Menteri David Cameron ke Jakarta dan kunjungan kenegaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Inggris atas undangan Yang Mulia Ratu Inggris merupakan sebuah kontribusi besar bagi hubungan Inggris - Indonesia di berbagai bidang, terutama sektor perdagangan, dimana kedua negara menyepakati target untuk menggandakan nilai perdangan hingga 4,4 miliar poundsterling pada tahun 2015. Kunjungan Yang Mulia Pangeran Andrew akan membangun momentum dari kemajuan kerjasama yang telah kami capai, sekaligus memperkuat hubungan Inggris dengan Indonesia," kata Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Mark Canning.

Sementara itu dalam pertemuan kali ini, Hatta dan Pangeran Andrew membicarakan soal potensi investasi pada sektor infrastruktur di Indonesia, di antaranya pada sistem saluran air dan pembuangan, pelabuhan, rel kereta api, bandara, energi, dan komunikasi.

Pihak swasta di Inggris juga banyak berminat melakukan investasi, melihat Indonesia sebagai kekuatan ekonomi di Asia yang sedang berkembang, dengan tingkat konsumsi yang terus meningkat dan memiliki populasi generasi muda yang besar. Tidak hanya itu, Inggris juga akan berinvestasi di sektor barang konsumer, paramedik, kesehatan, dan jasa keuangan. [iqbal]