Duta Anggada Realty Bidik Dana Rp 1 Triliun - Terbitkan Obligasi Berkelanjutan

NERACA

Jakarta - PT Duta Anggada Realty Tbk (DART), perusahaan pengembang bisnis properti ini menargetkan meraih dana Rp1 triliun dalam penawaran umum berkelanjutan I tahun 2013. Informasi tersebut disampaikan perseroan prospektus singkat di Jakarta, Selasa (10/9).

Nantinya, dana penawaran obligasi ini antara lain digunakan untuk melunasi pinjaman berulang 1 kepada PT Bank Pan Indonesia Tbk sekitar US$20 juta. Sisa penawaran obligasi akan digunakan untuk modal kerja proyek Icon Towers dan hotel Holiday Inn and Suites.

Manajemen menyatakan obligasi tersebut berjangka waktu 5 tahun dan tanggal jatuh tempo pada 8 Oktober 2018. Pada tahap pertama, perseroan akan melakukan penawaran umum obligasi berkelanjutan sekitar Rp500 miliar dengan tenor obligasi perseroan sekitar lima tahun dan ditawarkan sebesar 100% dari jumlah pokok obligasi.

Selain itu, perseroan juga menunjuk 2 perusahaan sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek yaitu PT BCA Sekuritas dan PT Maybank Kim Eng Securities dan PT Bank Mega Tbk bertindak sebagai wali amanat. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) telah memberikan oligasi ini peringkat idA-. Obligasi ini akan dijamin dengan hak tanggungan pertama atas bidang-bidang tanah terdaftarnya atas nama Perseroan.

Rencananya, jadwal penawaran obligasi antara lain masa penawaran awal pada 11-20 September 2013, tanggal efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 27 September 2013, masa penawaran umum pada 1-3 Oktober 2013, penjatahan pada 4 Oktober 2013, distribusi obligasi secara elektronik pada 8 Oktober 2013, dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 9 Oktober 2013.

Hingga kuartal pertama 2013, perseroan membukukan laba komprehensif periode berjalan naik menjadi Rp72 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp8 miliar. Penjualan dan pendapatan usaha naik menjadi Rp252 miliar pada kuartal pertama 2013 dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp85 miliar.

Kinerja keuangan perseroan tahun 2012 juga cukup bagus, setelah berhasil memperoleh laba bersih naik 183,39% menjadi Rp180,83 miliar dari kinerja tahun sebelumnya Rp63,81 miliar. Laba bersih per saham dasar (earning per share/EPS) perseroan naik menjadi Rp61 per saham dari tahun sebelumnya Rp22 per saham.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasi perseroan per 31 Desember 2012 yang dipublikasikan April 2013, lonjakan laba bersih tersebut ditopang oleh kinerja pendapatan perseroan yang naik 102% menjadi Rp845,72 miliar dari tahun sebelumnya Rp418,67 miliar. Margin laba bersih perseroan dilaporkan naik 40,29% menjadi 21,38% pada 2012 dari tahun sebelumnya 15,24%. (nurul)

BERITA TERKAIT

Lagi, CIMB Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun

PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) akan melakukan penawaran obligasi berkelanjutan II tahap III tahun 2017 dengan jumlah pokok Rp2…

FREN Rilis Obligasi WK III Rp 15 Triliun

PT Smartfren Tbk (FREN) akan melakukan penawaran terbatas obligasi wajib konversi III sebanyak-banyaknya Rp15 triliun melalui mekanisme penempatan terbatas secara…

ADHI Baru Serap Obligasi Rp 966,73 Miliar

PT Adhi Karya Tbk (ADHI) baru menggunakan dana hasil penerbitan obligasi berkelanjutan II Tahap I Tahun 2017 sebesar Rp966,73 miliar…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Targetkan Transaksi 500 Ribu Lot - Rifan Financindo Berjangka Optimis Tercapai

NERACA Surabaya - Meskipun Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Future Exchange (JFX) memangkas target transaksi 30% lantaran kondisi ekonomi…

Tingkatkan Layanan Digital - Taspen Kerjasama Sinergis Dengan Telkom

NERACA Jakarta - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk bersama PT Taspen (Persero) bersinergi mengembangkan dan mengimplementasikan digitalisasi pelayanan pembayaran pensiun…

XL Hadirkan Asisten Virtual MAYA

Dinamisnya era digital mengharuskan perusahaan untuk terus melakukan inovasi teknologi agar dapat memenuhi kebutuhan pelanggan. Tidak sebatas produk, layanan pelanggan…