Birokrasi Investasi Perlu Diperbaiki

Jumat, 06/09/2013

NERACA

Jakarta - Ekonom Universitas Diponegoro FX Soegijanto menilai birokrasi yang kaitannya dengan investasi masih perlu diperbaiki meski Indonesia sudah mengantongi peringkat 38 dari World Economic Forum sebagai salah satu negara daya saing terbaik dunia.

"Lamanya perizinan, itu termasuk yang harus diperbaiki dari sisi birokrasi," katanya kepada Antara di Jakarta, Kamis.

Dia menyebutkan ada tiga hal yang perlu dilakukan untuk mengembalikan "gairah" investasi di tengah kondisi ekonomi yang cenderung menurun akhir-akhir ini, yakni birokrasi, korupsi dan infrastruktur.

"Pilar-pilar itu yang harus diperhatikan dan itu juga yang menjadi catatan WEF karena kita termasuk yang dua kali lipat lamanya dalam waktu perizinan," katanya.

Dia menyebutkan berdasarkan standar WEF, perizinan seharusnya paling lama terhitung 47 hari.

Indonesia dinobatkan sebagai salah satu negara dengan saya saing terbaik versi WEF dan berhasil melesat 12 peringkat menjadi peringkat 38 yang sebelumnya hanya menempati peringkat 50 dunia.

WEF juga menilai Indonesia berhasil memperbaiki sektor infrastruktur yang naik 17 tingkat ke posisi 61 dunia yang awalnya hanya di peringkat 78 dunia. [ant]