Perusahaan Otomotif Gencar Salurkan CSR

Ciptakan Tenaga Andal

Sabtu, 07/09/2013

Kegiatan tanggungjawab sosial perusahaan dalam memberikan pengetahuan dan memajukan siswa pendidikan SMK, khususnya dibidang otomotif, kini tengah ramai di gaungkan oleh kalangan perusahaan otomotif.

NERACA

Negara berperan mengatur keberadaan dunia pendidikan, agar perkembangan perkenomian maupun stabilitas Indonesia tidak tertinggal dengan negara lain. Namun keberadaan pentingnya pendidikan tidak hanya menjadi tugas pokok dan tanggung jawab yang dilakukan pemerintah, dalam hal ini Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) semata, melainkan tugas dan tanggung jawab keseluruhan. Diantaranya peran masyarakat dan dunia usaha.

Dalam suatu kesempatan, mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla mengatakan, CSR jangan dijadikan beban tetapi jadikan investasi jangka panjang yang hasilnya bisa dipetik pada masa yang akan datang. Hal tersebut tergambar adanya ajakan positif dalam membangun perekonomian, serta menjawab polemik sosial di Indonesia secara bersama-sama.

Oleh karena itu dukungan upaya-upaya dari dunia usaha yang melakukan berbagai program corporate social responsibility (CSR) untuk membangun dunia pendidikan mutlak diperlukan. Terkait hal tersebut, beberapa perusahaan besar, seolah sudah memantapkan dirinya untuk mendorong kemajuan di dunia pendidikan, khususnya pendidikan untuk para calon teknisi di bidang otomotif.

Melalui program CSR, perusahaan mempersiapkan calon teknisi yang nantinya akan diserap oleh industri otomotif dengan menggandeng berbagai Sekolah Menengah Kejuruan Negeri yang tersebar di Indonesia, seperti yang dilakukan oleh PT Honda Prospect Motor (HPM). Bekerjasama dengan SMKN (Sekolah Menengah Kejuruan Negeri) 1 Cariu Bogor, belum lama ini HPM meresmikan Program Pendidikan Dasar bagi Teknisi Honda, di Bogor.

Tomoki Uchida, President Director PT Honda Prospect Motor mengatakan, Sumber Daya Manusia merupakan salah satu faktor terpenting yang dibutuhkan dalam industri otomotif yang saat ini sedang berkembang pesat di Indonesia.

“Program pelatihan dan pendidikan dasar bagi para calon teknisi Honda merupakan jembatan untuk mempersiapkan para calon teknisi Honda yang berkualitas dan siap pakai untuk bekerja setelah mereka menyelesaikan program pendidikan disekolah,” kata dia.

Menandai program kerjasama ini, PT HPM juga menyerahkan donasi berupa: 1 unit engine simulator, common tools, special tools dan alat ukur, materi pelatihan, serta komponen-komponen sistem kendaraan senilai Rp250.000.000 yang digunakan sebagai materi pendukung pendidikan.

Program ini meliputi pelatihan dan OJT (On Job Training) untuk para guru, pendidikan selama dua bulan di sekolah, dan praktik kerja di dealer Honda selama 3 bulan untuk para siswa terpilih. Sebelumnya, PT Honda Prospect Motor telah memberikan sebanyak 37 donasi kepada sekolah maupun lembaga pendidikan mulai dari tahun 2000 hingga tahun 2013.

Selain HPM, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) juga menunjukkan kepedulian kepada dunia pendidikan di Indonesia melalui program CSR, yakni berupa pemberian sumbangan sepeda motor kepada 9 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Sumut dan Aceh.

Adapun sekolah yang turut mendapatkan donasi dari pihak Yamaha berupa sepeda motor yakni SMKN 1 Percut Sei Tuan (4 unit), SMKN 2 Medan (3 unit), SMK Swasta Muhamamadiyah (3 unit), SMK Swasta Pemuda (3 unit), SMK Swasta Teladan (2 unit), SMKN 2 Panyabungan (2 unit), SMKN Brastagi (3 unit), SMK Karya Beringin (2 unit), dan SMKN Kutalimbaru (2 unit).

Tujuan dari donasi ini sendiri, selain sebagai program CSR juga sebagai tindak lanjut dari program Diknas yang menginginkan peran aktif perusahaan terhadap dunia pendidikan. Selain itu, donasi ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi siswa, khususnya siswa jurusan otomotif roda dua. Dan SMK berbasis otomotif dapat melahirkan generasi tidak hanya siap kerja tetapi siap berwirausaha dengan pengetahuan dan keterampilan yang didapat di sekolah.

Gaung kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan dalam memberikan pengetahuan dan memajukan siswa pendidikan SMK, khususnya dibidang otomotif, tidak hanya berhenti disini. Ajang pameran otomotif bergengsi Indonesia International Motor Show (IIMS) juga memberikan inspirasi generasi penerus lewat berbagai kegiatannya. Salah satu cara IIMS untuk memotivasi para pelajar adalah lewat kegiatan Kunjungan Pabrik IIMS 2013.

Kegiatan berdurasi kurang lebih empat jam yang berlangsung mulai 26 Agustus hingga 3 September 2013 lalu ini, para siswa mendapatkan gambaran serta penjelasan langsung mengenai proses kerja dari tiap-tiap APM, dan beberapa APM juga akan menyumbangkan mesin/alat peraga sebagai bahan acuan bagi para siswa tersebut.

Khusus untuk para pelajar berprestasi yang berada di luar area Jakarta, IIMS 2013 akan memberikan kesempatan kepada pelajar sekolah kejuruan berprestasi untuk bisa mengunjungi pameran IIMS 2013.

Sekolah yang beruntung tahun ini adalah SMK 1 Sukabumi dan SMK 5 Makassar. Melalui kegiatan ini para pelajar diajak untuk menikmati pameran otomotif yang menghadirkan berbagai teknologi terkini yang diusung oleh para APM, serta mengikuti berbagai program berbagi informasi berkaitan dengan dunia otomotif, yang dilakukan oleh para peserta IIMS 2013.