PT PLN Operasikan Satu Turbin

Kabupaten Sukabumi

Jumat, 16/08/2013

Sukabumi - PT Perusahaan Listrik Negara Wilayah Jawa Barat mengoperasikan perdana Pembangkit Listrik Tenaga Uap 2 Jabar Palabuhanratu. Kendati baru satu unit turbin dari tiga unit yang ada, mampu memasok energi listrik untuk Wilayah Jawa Bali.

Manager PLTU 2 Jabar Palabuhanratu, Budi Widi Asmoro mengatakan, PLTU di Palabuhanratu yang berkapasitas 3x350 Megawatt dengan menggunakan bahan bakar batu bara sudah dioperasikan. "PLTU Palabuhanratu sudah siap beroperasi dalam memenuhi kebutuhan pasokan energi listrik di wilayah Jawa Bali. Ini merupakan salah satu upaya PLN di bidang penyediaan energi listrik," kata Budi, kepada wartawan, di gedung PLN di komplek PLTU, kemarin.

Budi menjelaskan, satu unit turbin yang sudah dioperasikan tersebut sudah didistribusikan ke wilayah Jawa Bali. Unit dua akan dioperasikan pada pekan depan dan satu unit lagi berikutnya dioperasikan. "PLTU Palabuhanratu saat ini dioperasikan bertahap. Kedepannya tiga unit turbin penghasil energi listrik akan dioperasikan total," ujarnya.

Dia memastikan, PLTU Palabuhanratu total beroperasi pada akhit tahun ini. Rencananya pada Desember mendatang PLTU Palabuhanratu akan diresmikan oleh Presiden.

Dengan beroperasinya PLTU Palabuhanratu, tambah Budi, diharapkan pasokan tenaga listrik ini bisa menopang kebutuhan listrik bagi rumahan, kantoran mau pun industri dan bisnis di Kabupaten Sukabumi dan sekitarnya, agar tumbuh maju dan berkembang. Selain itu, PLTU 2 Jabar Palabuhanratu juga untuk memenuhi kebutuhan listrik di pulau Jawa Bali dapat terpenuhi.

"Energi listrik yang dihasilkan PLTU Palabuhanratu sudah dapat dinikmati oleh konsumen di pulau Jawa Bali. Ada sekitar 150 tower SUTT yang sudah dibangun untuk jaringan distribusi listrik, titik pertama di Palabuhanratu tembus hingga Lembur Situ Kota Sukabumi," jelasnya.

Sekadar diketahui, PLTU 2 Jabar Palabuhanratu berada di Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Letaknya di tepi Sungai Cimandiri berbatasan langsung dengan Pantai Cipatuguran. Jarak dari pusat Ibukota jalur utama Palabuhanratu-Cipatuguran, sekitar 3 kilometer menyusuri jalan Pelita dan melewati perkampungan nelayan tradisional.