Industri Pengolahan Kaltim Tumbuh Tiap Tahun

NERACA

Samarinda - Industri pengolahan di Provinsi Kalimantan Timur terus tumbuh tiap tahun, bahkan nilai rupiah yang dihasilkan berada di posisi kedua setelah sektor pertambangan dan penggalian yang masih menjadi andalan Kaltim.

\"Pertumbuhan sektor industri pengolahan ini dapat dilihat mulai 2009 sebesar Rp78,1 triliun, 2010 Rp80,6 triliun, 2011 Rp91,4 triliun, pada 2012 naik menjadi Rp98,4 triliun,\" ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kaltim HM Djailani di Samarinda, Kaltim, Selasa (13/8).

Dari total PDRB Kaltim atas dasar harga berlaku pada 2012 yang sebesar Rp419,1 triliun, lanjutnya, sektor industri pengolahan memberikan andil sebesar Rp98,4 triliun atau sebesar 23,50% dari total nilai PDRB. Pendapatan tersebut sekaligus menempatkan industri pengolahan berada di peringkat dua setelah sektor pertambangan dan penggalian, sekaligus menempatkan posisi lebih tinggi ketimbang penghasilan dari sektor perdagangan yang sebesar Rp36,1 triliun, kemudian sektor pertanian dalam arti luas yang senilai Rp25,7 triliun.

Sektor pertanian dalam arti luas di Kaltim dikendalikan oleh lima SKPD, yakni Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Perkebunan, Dinas Peternakan, Dinas Perikanan dan Kelautan, serta Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan.

Menurut Djailani, sumbangan PDRB Kaltim dari sektor industri pengolahan yang sebesar Rp98,4 triliun itu berasal dari industri migas sebesar 78,23 triliun dan industri tanpa migas sebesar Rp20,26 triliun. Industri migas terdiri dari dua subsektor, yakni industri pengilangan minyak bumi dan industri gas alam cair atau LNG. [ant]

BERITA TERKAIT

Pasar Apartemen Tetap Tumbuh di Tahun Politik

NERACA Jakarta –Meskipun tahun depan dihantui sentimen politik, para pelaku properti menyakini industri properti masih tetap positif. Apalagi, properti masih…

PTBA Bidik Pendapatan Tumbuh 20% di 2018 - Garap Proyek PLTU Mulut Tambang

NERACA Jakarta – Optimisme membaiknya harga tambang batu bara di tahun depan, menjadi sentimen positif bagi emiten tambang untuk memacu…

Mandiri Investasi Bakal Rilis Tiga KIK EBA - Targetkan Dana Kelola Tumbuh 20%

NERACA Jakarta – Tahun depan, PT Mandiri Manajemen Investasi (Mandiri Investasi) menargetkan pertumbuhan total dana kelolaan atau asset under management…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Menkeu Harap Swasta Makin Banyak Terlibat di Infrastruktur

      NERACA   Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani berharap makin banyak pihak swasta yang terlibat dalam pembangunan…

Menggenjot Skema KPBU di Sektor Pariwisata

    NERACA   Jakarta - Sektor pariwisata menjadi salah satu sektor yang tumbuh secara masif di tahun ini. Bahkan,…

BPJS Ketenagakerjaan Siapkan Layanan Digital

      NERACA   Jakarta - Era digital menuntut semua pihak untuk dapat memenuhi tuntutan pelanggan dengan mudah dan…