Cara Meminimalisir Kerugian Investasi Kelapa Sawit

Investasi sawitadalah salah satu investasi properti yang berpotensi menghasilkan keuntungan berlipat ganda. Secara nyata jika Anda menginvestasikan uang dengan membeli ruko seharga Rp1 miliar paling hanya bisa disewakan seharga Rp70 juta/tahun. Namun jika Anda investasikan uang tersebut di perkebunan kelapa sawit, uang yangs ama akan memberi Anda lebih dari 18 hektar, sementara keuntungannya bisa mencapai lebih dari Rp180 juta/tahun.

Secara umum tujuaninvestasi sawitadalah untuk mendapatkan profit maksimal dari kebun sawit yang dimiliki. Tapi bagaimana jika tujuan itu meleset yang mengakibatkan kerugian. Untuk meminimalisir kemungkinan itu terjadi ada baiknya Anda pertimbangkan beberapa hal-hal berikut ini.

Tentukan tujuan berinvestasi. Dalam hal ini setidaknya anda memiliki tujuan dari investasi sawit yang akan anda jalani, apakah jangka panjang atau jangka pendek? Asal jangan hanya ikut arus karena meskipun investasi sawit merupakan jenis investasi yang cukup aman tapi akan berakibat buruk bagi anda yang belum ngerti seluk beluk investasi ini.

Pilih jenisinvestasi sawit. Investasi sawit secara umum terbagi menjadi investasi kebun sawit produktif (TM) dan investasi kebun sawit dari TBM.

Siapkan dana investasi anda. Ini merupakan point penting dan riskan, karena diperlukan perhitungan yang matang dan jeli. Apalagi jika investasi anda menyangkut pihak ketiga sebagai penyandang dana, maka perhitungan yang akurat mutlak hukumnya agar anda tidak mengecewakan rekanan investasi ini.

Managemen yang baik. Managemen ini lebih cenderung ke aplikasi di lapangan seperti tenaga kerja, biaya produksi, pemeliharaan tanaman sawit dan penjualan hasil kebun.

Gunakan Jasa profesional untuk membantu anda dalam mencapai tujuan investasi sawit anda.

Related posts