Hatta Mengaku Kunjungan PM Rudd Bahas Ekonomi

NERACA

Jakarta- Menteri Koordinator bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan kunjungan Perdana Menteri Australia Kevin Rudd ke Indonesia akan membahas upaya peningkatan kerja sama bilateral dalam bidang ekonomi.\"Kerja sama kita bisa terus saling menguntungkan di tengah kelesuan global, banyak yang bisa dilakukan dalam hubungan Australia-Indonesia,\" katanya di Jakarta, Kamis (4/7).


Hatta mengatakan isu ekonomi yang akan dibahas terkait peningkatan volume perdagangan kedua negara serta hubungan yang sempat tegang terkait masalah impor daging sapi dan masalah lainnya.\"Kadang-kadang hubungan kedua negara suka naik turun, entah karena persoalan sapi atau persoalan lainnya, tidak hanya ekonomi. Oleh sebab itu, kunjungan ini baik bagi kita untuk meningkatkan kerja sama,\" katanya.


Hatta memberikan apresiasi kepada Kevin Rudd yang mengadakan kunjungan luar negeri perdana ke Indonesia, setelah kembali terpilih sebagai perdana menteri menggantikan Julia Gillard.\"Sebagai negara tetangga terdekat, tentu kita memberikan apresiasi karena beliau justru mengunjungi Indonesia terutama setelah terpilih lagi menjadi perdana menteri,\" katanya.


Perdana Menteri Australia Kevin Rudd tiba di Jakarta, kemarin, dalam rangka menghadiri \"Indonesia-Australia Annual Leaders Meeting\".\"Annual Leaders Meeting\" (ALM) merupakan mekanisme pertemuan tahunan antara kedua kepala pemerintahan, dan pertemuan kali ini adalah yang ketiga sejak pertemuan pertama di Bali pada 2011 dan pertemuan kedua di Darwin pada 2012.


Pertemuan antara kedua kepala pemerintahan akan berlangsung di Istana Bogor, Jumat (5/7) hari ini, dan topik yang akan dibahas antara lain, isu-isu bilateral kedua negara terkait bidang ekonomi, investasi, dan hubungan masyarakat.Selain itu, juga akan dibahas isu-isu regional dan global yang menjadi perhatian bersama, seperti kerja sama APEC dan G20. Selama di Indonesia, Perdana Menteri Australia juga dijadwalkan akan menghadiri \"breakfast meeting\" yang melibatkan kamar dagang (KADIN) kedua negara. [ardi]

BERITA TERKAIT

Pelaku IKM Harus Jadi Aktor Ekonomi

Pelaku IKM Harus Jadi Aktor Ekonomi NERACA Sukabumi – Guna meningkatkan  kesejahteraan dan pengembangan pangsa pasar pelaku Industri Kecil Menengah…

Harga Tinggi Pengaruhi Kunjungan Wisatawan

Ketua Association of The Indonesian Tour and Travel Agencies (Asita) Kalimantan Barat, Nugroho Henray Ekasaputra, mengatakan harga tiket pesawat yang…

PENYEBAB PERTUMBUHAN EKONOMI TAK BISA TUMBUH TINGGI - Bappenas: Produktivitas SDM Masih Rendah

Jakarta-Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Prof Dr. Bambang Brodjonegoro kembali mengingatkan, pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Produksi Migas Pertamina EP Lampaui Target

    NERACA   Jakarta - PT Pertamina EP, sebagai anak perusahaan PT Pertamina (Persero) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama…

Menkeu : Tekanan Global 2019 Tak Seberat 2018

      NERACA   Jakarta - Kebijakan Dana Moneter Internasional yang menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global pada tahun ini…

BMKG – BPPT Kembangkan Sistem Deteksi Dini Tsuname Bawah Laut

    NERACA   Jakarta - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan BMKG bersama Badan Pengkajian…