Menanti Blackberry Messenger di iOS dan Android

Maraknya aplikasi jejaring sosial seperti WhatsApp, Line, Kakao Talk, ataupun WeChat yang bisa dijalankan di platform apapun sangat mempermudahkan orang-orang dalam berkomunikasi dengan mudah dan tanpa bayar alias gratis.

Tak heran banyak kalangan yang beranggapan kalau masyarakat Indonesia merupakan market yang sangat besar bagi produsen-produsen aplikasi jejaring sosial didunia. Karena itu pula produsen aplikasi jejaring sosial berani beriklan besar-besaran di Indonesia.

Mungkin, ini pula yang membuat Blackberry merelakan layanan pesan instan Blackberry Messenger (BBM) tersedia di perangkat Android dan iOS pada pertengahan tahun 2013. Kabar ini pun menjadi sesuatu yang sangat membahagiakan sangat membahagiakan dan ditunggu banyak orang yang tidak menggunakan perangkat Blackberry. Beredar kabar bahwa aplikasi tersebut akan dirilis pada Juni 2013, tapi saat dikunjungi halaman resmi Blackberry, kita hanya disuruh memasukan alamat email kita agar kita diberitahukan saat aplikasi Blackberry sudah tersedia.

Aplikasi BBM nantinya bisa berjalan di iOS versi 6 ke atas dan Android versi 4.0 (Ice Cream Sandwich) ke atas. Pengguna Android dan iOS bisa memanfaatkan BBM untuk mengirim pesan teks, foto,voice note,mengobrol dengan beberapa orang, serta membuat grup diskusi berisi 30 kontak. Pengguna Android dan iOS dapat menambah kontak BBM melalui PIN,e-mail,atau dengan memindai QRcode.

Pada masa mendatang, BlackBerry berencana memperkaya fitur BBM di Android dan iOS dengan menghadirkan fitur BBM Voice, BBM Video, dan BBM Channel. BBM selama ini selalu menjadi salah satu fitur eksklusif yang hanya tersedia dismartphoneBlackBerry. BlackBerry sendiri berharap bisa memperluas basis pelanggan BBM.

Meski bisa membuat BBM menjadilebih relevandi tengah-tengah meningkatnya popularitas aplikasi pesan instan lintas platform, keputusan tersebut juga berpotensi menjadi boomerang bagi handset BlackBerry. Biarpun mungkin terkesan bisa menimbulkanblunder, keputusan BlackBerry ini sebenarnya dimaksudkan justru untuk mencegah pengguna BlackBerry beralih ke lain hati.

Harapannya, keberadaan BBM di iPhone dan Android bisa mendongkrak popularitas layananchatting tersebut sekaligus memberi jaringan kontak yang lebih luas bagi pengguna BBM di BlackBerry. BlackBerry mengklaim saat ini terdapat 60 juta pengguna BBM di seluruh dunia. Lebih dari 51 juta orang menggunakan BBM rata-rata 90 menit per hari. Secara keseluruhan, setiap harinya, ada 10 miliar pesan yang dikirim dan diterima pelanggan BBM. BlackBerry mengklaim jumlah ini dua kali lebih banyak dari pesan yang dikirim dan diterima aplikasi pesan instan lain.

BERITA TERKAIT

RUU Pertanahan Tak Sejalan dengan Pemikiran dan Kebijakan Presiden Jokowi

RUU Pertanahan Tak Sejalan dengan Pemikiran dan Kebijakan Presiden Jokowi NERACA Jakarta - Pemerntah dan DPR diingatkan untuk tidak memaksakan…

PP HIMMAH Desak OJK dan BEI Periksa PT Garuda

PP HIMMAH Desak OJK dan BEI Periksa PT Garuda NERACA Jakarta - Aliansi kepemudaan yang menamakan dirinya sebagai Himpunan Mahasiswa…

Dunia Usaha - RUU Desain Industri Dorong Daya Saing dan Akomodir Teknologi

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus meningkatkan daya saing industri di Indonesia agar mampu kompetitif baik di lingkup pasar…

BERITA LAINNYA DI TEKNOLOGI

Canon Resmi Perkenalkan Printer Terbarunya

Canon melalui PT Datascrip selaku distributor resmi di Indonesia resmi memperkenalkan deretan printer terbaru untuk pasar Tanah Air. Kali ini,…

Bocoran Spesifikasi Xiomi Mi CC9 dan Mi CC9e

Dalam waktu dekat Xiaomi bakal memperkenalkan smartphone produk teranyarnya Mi CC9 dan Mi CC9e. Bocorannya, Mi CC9  bakal mengusung kamera…

HTSnet Sediakan layanan Internet Murah Untuk UKM

PT Hawk Teknologi Solusi (HTSnet)  menyediakan layanan internet Turbo Fiber yang ditujukan bagi Usaha Kecil Menengah (UKM) agar dapat membantu…