Golden Tulip Didik Mahasiswa Perhotelan ke Belanda

Sabtu, 11/05/2013

Golden Tulip Didik Mahasiswa Perhotelan ke Belanda

Untuk menunjang pengembangan bisnisnya di Indonesia, Louvre Hotel Group Indonesia (LHGI) berencana mendidik sekurangnya 2 ribu mahasiswa perhotelan dan pariwisata dari Indonesia. Hal itu ditandai dengan penandatanganan naskah kerjasama antara LHGI dengan Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung, saat acara wisuda pekan lalu (4/5).

Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sektor industri perhotelan dan pariwisata diberikan dalam bentuk on the job training maupun job placement. LHGI merupakan anak perusahaan dari membuka usaha perhotelan di Indonesia dengan merek Hotel Golden Tulip. Masuk Indonesia sejak awal tahun ini. Rencananya, pada 2014 perusahaan yang berpusat di Perancis itu akan mengoperasikan enam hotel di Indonesia, yaitu lima di Bali dan satu di Solo. Pada 2015, LHGI akan melebarkan sayap lagi ke Jakarta, Bandung, Bekasi, Bogor, Yogyakarta, Makassar, dan Surabaya.

Vice President and Marketing & Business Development Golden Tulip Indonesia Shaun Hammond menjelaskan, sat ini pasar industri pariwisata dan perhotelan Indonesia bertumbuh sangat pesat dibandingkan dengan negara-negara lain di Asia Tenggara. “Jadi membutuhkan lebih banyak tenaga kerja yang berkualitas,” kata dia.

Rencananya, setiap tahun, Golden Tulip Hotel akan memberangkatkan lebih dari 40 mahasiswa sekolah perhotelan Indonesia untuk mendapatkan pelatihan manajemen hotel di Belanda. “Golden Tulip mempunyai komitmen untuk memberangkatkan mahasiswa sekolah perhotelan, salah satunya mahasiswa Sekolah Tinggi Perhotelan Bandung (STP) untuk mendapatkan training manajemen di Belanda selama 1 tahun,” kata Hammond.

Erick Herlangga, vice president Indonesia untuk Louvre Hotel Group, menambahkan, nantinya, seluruh hotel yang dioperasikan berstandar internasional, tetapi memiliki kepribadian dan cita rasa lokal, sesuai dengan daerahnya masing-masing. (saksono)