Pendapatan Sidomulyo Naik Jadi Rp 123 Miliar

PT Sidomulyo Selaras Tbk (SDMU) mencatatkan kenaikan pendapatan bersih sebesar Rp128,07 miliar per Desember 2012, dari periode yang sama 2011 sebesar Rp100,31 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (7/5).

Disebutkan, beban pokok SDMU naik menjadi Rp96,37 miliar dari beban pokok tahun sebelumnya yang Rp73,80 miliar. Laba kotor naik menjadi Rp31,69 miliar, YoY dari Rp26,51 miliar. Sementara laba usaha naik menjadi Rp8,95 miliar, YoY dari Rp8,14 miliar.

Laba sebelum pajak turun menjadi Rp7,04 miliar karena kenaikan beban lain-lain menjadi Rp1,90 miliar. Sementara laba bersih tahun berjalan turun menjadi Rp5,15 miliar, YoY dari Rp5,97 miliar. Adapun laba yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk di 2012 sebesar Rp5,19 miliar turun dari laba tahun sebelumnya Rp5,96 miliar. (bani)

BERITA TERKAIT

PTBA Bidik Pendapatan Tumbuh 20% di 2018 - Garap Proyek PLTU Mulut Tambang

NERACA Jakarta – Optimisme membaiknya harga tambang batu bara di tahun depan, menjadi sentimen positif bagi emiten tambang untuk memacu…

Amartha Salurkan Pembiayaan Rp200 miliar

      NERACA   Jakarta – PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) telah menyalurkan pembiayaan dengan model financial technology (fintech)…

Prodia Buka Layanan Kesehatan Usia Lanjut - Kejar Target Pendapatan

NERACA Jakarta - Perluas bisnis layanan kesehatan dengan membidik segmen pasar usia lanjut, PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) meresmikan Prodia…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pelindo III Cari Modal di Pasar US$ 1 Miliar

Guna mendanai ekspansi bisnisnya lebih agresif lagi, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III berencana menggalang dana dari pasar modal pada 2018…

Lagi, LPPF Buka Gerai Baru di Surabaya

Perluas penetrasi pasar, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) membuka gerai baru berkonsep specialty store kedua di Pakuwon Mall Surabaya.…

Jasa Armada Pangkas Jumlah IPO Jadi 20%

Pilih cara aman atau konservatif agar saham IPO terserap di pasar, PT Jasa Armada Indonesia menurunkan jumlah saham yang di…