Tips Memilih Asuransi

Tips Memilih Asuransi Jiwa

Kerasnya kehidupan di kota menyebabkan tingginya risiko kecelakaan. Karena itu, semua penasihat keuangan menyarankan agar kita membeli asuransi. Saat ini sangat banyak produk asuransi yang disodorkan ke kita. Sangat beragam produk dan jenis manfaatnya. Agar tidak merasa dirugikan dan menyesal kemudian, berikut ini sedikit tips aman memilih jenis asuransi jiwa.

Sesuaikan Kebutuhan

Banyak sekali orang membuat keputusan memilih asuransi yang didasarkan pada harga, tapi yang terbaik adalah harus disesuaikan dengan kebutuhan, untuk apa berasuransi. Perlindungan jiwa, rawat inap, investasi, pendidikan anak, maupun kombinasi untuk dana pensiun sekaligus. Tanyakan kekuarangan dan kelebihannya.

Sesuaikan anggaran anda

Membeli produk asuransi, tentu tidak bisa asal pilih. Tentu harus disesuaikan antara kebutuhan dan anggaran yang disediakan. Perlunya, agar kebutuhan membayar preminya tidak memberatkan anggaran belanja rutin. Premi bisa dibayarkan secara bulanan, semesteran atau tahunan.

Lihat reputasi perusahaan

Reputasi perusahaan asuransi yang akan kita pilih, tentu akan memberikan rasa aman. Perusahaan yang kuat dan sehat, tentu akan memberikan kemudahan di saat kita mengajukan klaim.

Pertimbangkan usia

Usia peserta asuransi sangat mempengaruhi jenis, manfaat, dan besaran klaim maupun premi yang harus dibayar. Setidaknya ada tiga jenis asuransi jiwa, yang dibedakan berdasarkan usia yang diasuransikan jiwanya, usia 20 tahunan, 30-40 tahun, dan 50 tahun ke atas. Makin muda usia, makin murah atau ringan prmi yang harus dibayar.

Kumpulkan referensi

Kumpulkan data dan informasi dari teman terdekat atau saudara yang telah memiliki asuransi jiwa. Korek pengalaman mereka yang sudah merasakan manfaat berasuransi. (saksono)

BERITA TERKAIT

Memilih Pemimpin Kredibel - Oleh : Edy Mulyadi, Direktur Program Centre for Economic and Democracy Studies (CEDeS)

Dewasa ini harga-harga melambung tinggi. Listrik, BBM, gas terus melonjak harganya karena pengurangan subsidi. Porsi anggaran terbesar justru diutamakan untuk…

Wakaf Asuransi Syariah Punya Potensi Berkembang

    NERACA   Jakarta - Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) menilai wakaf asuransi syariah mempunyai potensi yang besar untuk…

Produk Wakaf Asuransi Menjadi Tren Baru di Industri Asuransi Syariah

Produk Wakaf Asuransi Menjadi Tren Baru di Industri Asuransi Syariah NERACA Jakarta - Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) menilai wakaf…

BERITA LAINNYA DI KEUANGAN

KUR, Energi Baru Bagi UKM di Sulsel

Semangat kewirausahaan tampaknya semakin membara di Sulawesi Selatan. Tengok saja, berdasarkan data yang dimiliki Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulsel,…

Obligasi Daerah Tergantung Kesiapan Pemda

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai penerbitan obligasi daerah (municipal bond) tergantung pada kesiapan pemerintahan daerah karena OJK selaku regulator hanya…

Bank Mandiri Incar Laba Rp24,7 T di 2018

PT Bank Mandiri Persero Tbk mengincar pertumbuhan laba 10-20 persen (tahun ke tahun/yoy) atau sebesar Rp24,7 triliun pada 2018 dibanding…