BEI Kembali Suspensi Saham Alam Karya

Lantaran kembali mengalami peningkatan harga saham di luar kewajaran, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali melakukan penghentian sementara (suspensi) saham PT Alam Karya Unggul Tbk (AKKU) untuk kesekian kalinya.

Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (9/4). Selain itu, secara bersamaan BEI juga mensuspensi saham PT Jakarta International Hotels & development Tbk (JIHD) lantaran harga kumulatifnya naik signifikan.

Kadiv Perdagangan Saham BEI, Andre PJ Toelle mengatakan, perdagangan saham AKKU dan JIHD disuspen di pasar reguler dan tunai mulai sesi I perdagangan Selasa sampai pengumuman lebih lanjut.

Dia menuturkan, harga kumulatif saham AKKU naik signifikan sebesar Rp227 per saham atau 291,03% yaitu dari harga penutupan Rp78 pada 19 Maret 2013 menjadi Rp305 pada 8 April 2013. Sedangkan harga kumulatif saham JIHD naik Rp1.020 per saham atau 130,77% yaitu dari harga penutupan Rp780 pada 19 Maret 2013 menjadi Rp1.800 pada 8 April 2013.

Dia juga menambahkan, suspensi ini dilakukan guna memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam mengambil keputusan investasi terhadap saham AKKU dan JIHD. (bani)

BERITA TERKAIT

Menyusuri Alam Tambrauw Papua Barat

Sebagai sebuah provinsi Papua Barat terbilang muda, namun bentang dan guratan alam di sini sudah sama tuanya dengan daerah-daerah eksotis…

Konversi Saham Lunasi Utang - MNC Investama Agendakan Rights Issue

NERACA Jakarta – Cari pendanaan strategis guna mendukung ekspansi bisnis, PT MNC Investama Tbk (BHIT) berencana menambah modal dengan melakukan…

Adhi Karya Raih Kontrak Baru Rp 1,18 Triliun

Sampai dengan Februari 2019, PT Adhi Karya Tbk (ADHI) membukukan perolehan kontrak baru sebesar Rp 1,18 triliun (di luar pajak).…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Jumlah Investor di NTT Tumbuh Signifikan

Pengamat ekonomi, Dr James Adam mengemukakan, perkembangan investasi pasar modal di Provinsi Nusa Tenggara Timur menunjukkan kondisi yang menggembirakan dalam…

IHSG dan Nilai Kapitalisasi Tumbuh 1,22%

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat indeks harga saham gabungan (IHSG) pekan kemarin tumbuh sebesar 1,22% ke…

Laba Multipolar Technology Turun 11,3%

Di tahun 2018, PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) mencatatkan laba bersih sebesar Rp99,66 miliar atau turun 11,3% dibanding periode yang…