Perkembangan Ekonomi Syariah Indonesia

Sabtu, 06/04/2013

Belakangan ini, perkembangan ekonomi syariah Indonesia cukup cemerlang. Buktinya, saat ini semakin menjamur bank dan lembaga keuangan lain yang berbasis syariah. Dimulai sejak awal 2000-an, industri perbankan syariah terus berkembang, dan perkembangan pun tak main-main. Terus menunjukkan grafik peningkatan yang luar biasa.

Apalagi, beberapa waktu lalu terjadi krisis ekonomi di Amerika. Karenanya, hal itu berdampak pada perekonomian dunia. Positifnya, itu justru semakin membuat ekonomi syariah naik daun. Ya, ekonomi syariah digadang-gadang bakal menjadi sistem ekonomi yang tidak akan terpengaruh krisis yang terjadi di belahan dunia mana pun. Tak hanya itu, ekonomi syariah juga anggap sebagai solusi penyelesaian permasalahan ekonomi.

Baca juga: MatahariMall.com Siap Jadi eCommerce Terbesar di Indonesia

Berdasarkan ajaran Islam, ekonomi merupakan salah satu hal yang dibahas dan mempunyai aturan. Nah, inti dari sistem ekonomi syariah itu adalah perekonomian yang dilakukan berdasarkan prinsip hukum Islam dan mengharamkan adanya sistem riba, sebagaimana banyak terjadi pada sistem perekonomian konvensional.

Tak heran, jika itu semua mengakibatkan ekonomi syariah mulai banyak dilirik masyarakat Indonesia. Alasannya, karena sistem perekonomian ini dianggap menguntungkan dan memberikan keadilan bagi semua pihak. Maklum saja, karena dalam sistem ekonomi konvensional pemilik modal tentu akan lebih dominan mendapatkan keuntungan, namun dengan sistem ekonomi syariah semua pihak akan merasakan keuntungan bersama.

Baca juga: Hotel Premier Inn Bangun 4 Hotel di Indonesia

Berkembang ekonomi syariah di Indonesia juga didasari karena kondisi negara Indonesia itu sendiri. Pasalnya, masyoritas penduduk Indonesia beragama Islam, Indonesia juga merupakan negara muslim terbesar di dunia.

Namun jangan salah, karena sesungguhnya jumlah penduduk Islam yang besar ini sesungguhnya tidak menjamin ekonomi syariah berkembang dengan kualitas. Sebab, masih kurangnya pemahaman sebagian besar masyarakat tentang ekonomi syariah dan juga masih kurangnya sumber daya manusia yang profesional di bidang ini.

Baca juga: Optimalkan DHE Sumber Daya Alam Indonesia

Untungnya, masalah itu dapat disiasati dengan seringnya sosialisasi tentang ekonomi syariah dan dapat juga dijadikan salah satu bidang ilmu di perguruan tinggi agar dapat mencetak tenaga profesional dalam bidang ekonomi syariah.

Meski demikian, boleh dikatakan perkembangan ekonomi syariah Indonesia cukup signifikan, itu tercermin tercermin dari semakin banyaknya bank syariah, pegadaian syariah, KPR syariah, asuransi syariah dan lembaga keuangan lainnya yang berbasis syariah.

Sementara itu, minat masyarakat terhadap bank-bank syariah karena dinilai lebih menguntungkan daripada bank konvensional, selain tidak adanya bunga yang tinggi, bank syariah juga menawarkan prinsip bagi hasil (mudharabah) sehingga sama-sama menguntungkan, baik untuk bank juga untuk nasabahnya.

Baca juga: APBN-P 2015 Jadi Penentu Pintu Masuk Investor di Indonesia

Tetapi, semua elemen dalam ekonomi syariah ini tetap membutuhkan pengawalan dalam sistem dan pelaksanaannya. Sebab, saat ini masih banyak bank syariah yang pada prakteknya tak mencerminkan praktek-praktek syariah itu sendiri. Bahkan, mereka tak jauh berbeda dengan bank konvensional pada umumnya.

Dengan kata lain, diperlukan beberapa hal untuk menghindari lembaga-lembaga keuangan yang berkedok syariah. Sehingga, semakin maju dan berkembangnya sistem ekonomi syariah di Indonesia diharapkan dapat meningkatkan serta memberi warna dalam memilih format perekonomian Indonesia.

Baca juga: SCG Mengukuhkan Bisnis Kertas di Indonesia