Belanja Modal Optimal, Mesin Pertumbuhan Berputar

NERACA

Jakarta - Ekonom Rizal Ramli menilai realisasi penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang optimal dapat menjadi mesin pertumbuhan bagi perekonomian Indonesia. \"Secara implisit bisa lihat dari penggunaan anggaran yang rendah sekali. Padahal itu seharusnya bisa menjadi engine of growth (mesin pertumbuhan),\" kata Rizal di Jakarta, Selasa (19/3).

Mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian itu menjelaskan, belanja negara merupakan salah satu komponen penggerak perekonomian selain permintaan domestik dan ekspor. \"Mesin pertumbuhan itu apa saja. Pertama domestic demand, kedua ekspor, dan ketiga itu government spending,\" jelas dia. Namun Rizal mengatakan realisasi belanja negara belum tercapai dengan baik dan juga diduga banyak tindakan korupsi di dalam pelaksanaannya.

\"Harusnya bisa menambah 1%-1,5% pertumbuhan ekonomi kalau anggaran itu digunakan sesuai dengan yang direncanakan,\" tambahnya. Menurut Rizal, belanja negara yang seharusnya bisa jadi mesin pertumbuhan justru menjadi faktor yang menghambat pertumbuhan ekonomi. Pada akhir 2012, realisasi belanja negara hanya mencapai Rp1.479 triliun atau 95,6% dari target yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2012 sebesar Rp1.548 triliun. [ardi]

Related posts