BRI Cetak Wirausaha Muda

Semakin banyaknya pengusaha, maka mampu mengurangi pengangguran. Sehingga setelah lulus kuliah, mahasiswa tidak lagi mencari pekerjaan, tetapi mencari tenaga kerja. Banyak cara untuk merealisasikan hal tersebut. Seperti yang dilakukan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Dalam mencetak wirausaha muda di setiap lulusannya, UMY menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, salah satunya dengan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk memfasilitasi hal tersebut.

Sebanyak 19 kelompok mahasiswa UMY yang telah berhasil menyisihkan 134 proposal yang diajukan ke student entrepreneurship and business incubator (SEBI) UMY, memperoleh dana pendampingan dan modal awal kewirausahaan dari BRI. 19 kelompok ini masing-masing akan memperoleh dana sekitar Rp 50 juta dari BRI.

Ketua SEBI UMY, Sri Handari Wahyuningsih menuturkan, dana tersebut akan digunakan untuk melanjutkan proposal tersebut dalam bentuk penelitian bisnis hingga menghasilkan produk bisnis. Kelompok bisnis mahasiswa UMY yang memperoleh dana tersebut antara lain meneliti pemanfaatan limbah biji duren menjadi kripik, pembuatan sate Lele, Jagung Dendeng, Mainan edukatif, Cemilan Manggis, Pepaya Kruch, Jaket Tas, dan Angkringan SKS.

Rektor UMY Bambang Cipto mengatakan, UMY memang bertekad mencetak wirausaha muda di setiap lulusannya. Pihaknya terus mengembangkan kerjasama dengan berbagai pihak untuk memfasilitasi hal tersebut, salah satunya dengan BRI. Sementara itu Pimpinan BRI Cabang Yogya, Triyana mengatakan, program studentpreneurship dengan UMY merupakan usaha nyata BRI untuk mencetak pengusaha. BRI selalu mendukung pencetakan wirausaha muda dengan mencari bibit-bibit muda yang mau menjadi pengusaha.

Related posts