Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Akan Tenaga Medis

Dewasa ini tingkat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya peran perawat perempuan di dunia kesehatan Indonesia masih cukup rendah, padahal kebutuhan masyarakat terhadap jasa yang mereka berikan terus bertumbuh. Di sisi lain, laju pertumbuhan tenaga medis dengan laju pertumbuhan rumah sakit yang tidak seimbang.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, jumlah rumah sakit di Indonesia sudah mencapai 1.959 unit per Mei 2012. Setiap tahun akan dibangun kurang lebih 100 unit rumah sakit baru di Indonesia sesuai dengan perkembangan di setiap daerah, ketersediaan tenaga medis, pemodal, dan pangsa pasar.

Mendekati pelaksanaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan pada 1 Januari 2014, laju pertumbuhan rumah sakit sudah sebanding dengan laju pertumbuhan penduduk Indonesia. Tersedianya tenaga medis, terutama tenaga perawat yang memadai sangatlah dibutuhkan. Namun, yang menjadi permasalahan adalah laju pertumbuhan rumah sakit tidak sebanding dengan laju pertumbuhan tenaga medis yang dibutuhkan.

Dedikasi dan komitmen yang diberikan oleh perawat kepada masyarakat luas sangat patut dihargai dan Citi Indonesia melihat bahwa sudah sepantasnya masyarakat mulai mengekspresikan rasa terima kasih dan penghargaan terhadap sosok tersebut dan turut serta membantu menciptakan tenaga medis dan perawat yang berkualitas dan memiliki komitmen penuh kepada negara.

Maka dari itu, menyambut Hari Perempuan Internasional 2013, Citi Indonesia melalui Citi Indonesia Women Council (IWC) memberikan penghargaan kepada para perawat perempuan yang telah mendedikasikan diri mereka untuk memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat Indonesia.

Apresiasi secara khusus diberikan kepada para perawat yang mewakili lima Puskesmas di Jakarta dalam bentuk bantuan alat-alat medis untuk melengkapi layanan di kelima Puskesmas tersebut. “Tingkat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya peran perawat perempuan di dunia kesehatan Indonesia masih cukup rendah, sedangkan kebutuhan masyarakat terhadap jasa yang mereka berikan terus bertumbuh,” ujar Ketua Citi IWC, Novita Djani, melalui siaran tertulisnya yang diterima di Jakarta, Jumat (8/3).

Menteri Kesehatan RI Nafsiah Mboi mengatakan Hari Perempuan Internasional setiap tanggal 8 Maret layak untuk diperingati. Di dunia kesehatan, perempuan Indonesia banyak yang mendedikasikan diri menjadi kader-kader puskesmas.

“Saya berharap kaum perempuan, khususnya di dunia keperawatan, dapat terus meningkatkan jenjang pendidikannya, agar menjadi perawat yang profesional dan bisa mendedikasikan diri kepada masyarakat,” ujarnya.

Untuk mewujudkan harapan tersebut, Citi Indonesia juga memberikan beasiswa kepada empat mahasiswi akademi keperawatan yang berprestasi dan membutuhkan bantuan untuk melanjutkan pendidikan. Ini dilakukan Citi Indonesia demi meningkatkan perhatian masyarakat terhadap pentingnya kualitas profesionalitas dari perawat Indonesia dan mendorong siswa-siswi akademi perawatan atau calon-calon perawat nasional untuk dapat melanjutkan pendidikan keperawatan ke jenjang berikutnya untuk menjadi perawat profesional dan mengabdi kepada bangsa.

“Harapan dari diadakannya kegiatan ini adalah agar Citi Indonesia dapat menjadi salah satu pionir gerakan penghargaan bagi perawat Indonesia ,” kata Citi Country Officer Indonesia, Tigor M. Siahaan.

Related posts