Tahun 2012, Elnusa Catatkan Laba Bersih Rp 128 Miliar

NERACA

Jakarta – Sepanjang tahun 2012, PT Elnusa Tbk (ELSA) anak usaha PT Pertamina ini mencatatkan kenaikan pendapatan hanya satu satu persen menjadi Rp4,71 triliun. Meski begitu, laba bersih perseroan mengalami kenaikan 399% menjadi Rp128 miliar atau Rp17,69 per lembar saham.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (4/3). Kata Head of Corporate Communications Elnusa Sri Purwanto, peningkatan laba bersih ini didorong oleh kinerja operasional dan berbagai langkah perbaikan yang dilakukan manajemen serta seluruh karyawan Elnusa.

Menurutnya, perbaikan struktur biaya, customer selection dan project management yang ketat mampu menekan turun porsi beban pokok penjualan terhadap pendapatan usaha dari sebelumnya berada di level 94% menjadi 88% pada tahun ini, “Hal ini berdampak signifikan dalam lonjakan marjin laba kotor dari sebelumnya pada level enam persen menjadi 12%. Marjin laba usaha dari sebelumnya negatif 0,5% menjadi positif lima persen,"ujarnya.

Sedangkan arus kas bersih dari operasional meningkat dari sebelumnya Rp340 miliar pada 2011 menjadi Rp537 miliar pada 2012 atau tumbuh 58% sebagai implikasi cost management, customer selection, dan improvement collection.

Asal tahu saja, sebelumnya perseroan memproyeksikan laba bersih mencapai Rp 123,6 miliar atau naik 389% dari tahun 2011 yang merugi hingga Rp42,7 miliar. Peningkatan laba bersih tersebut berasal dari pendapatan usaha konsolidasi yang meningkat 6,5% dari Rp 4,71 triliun pada 2011. Namun sayang estimasi pendapatan yang diproyeksi menembus angka Rp5 triliun pada akhir 2012 meleset dan hanya mencapai Rp4,71 triliun. (bani)

BERITA TERKAIT

Pabrik Feronikel Antam Rampung Akhir Tahun - Strategi Hilirisasi

NERACA Jakarta – Komitmen PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menjalankan strategi hilirisasi terus dilakukan dengan pembangunan pabrik Feronikel Haltim dengan…

Mewaspadai Inflasi Di Akhir Tahun

      NERACA   Jakarta - Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai ancaman…

BEI Kaji Penambahan Indeks Tahun Depan

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terus melakukan penyesuaian di indeks-indeks yang ada di BEI. Salah satu cara…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

HRUM Targetkan Penjualan 4,8 Juta Ton

Hingga akhir tahun 2018, PT Harum Energy Tbk. (HRUM) menargetkan volume produksi dan penjualan batu bara mencapai 4,8 juta ton.…

BNBR Private Placement Rp 9,38 Triliun

Lunasi utang, PT Bakrie & Brothers Tbk. (BNBR) berencana mengonversi utang dengan melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih…

Danai Pelunasan Utang - Chandra Asri Rilis Obligasi Rp 500 Miliar

NERACA Jakarta – Jelang tutup tahun, emisi penerbitan obligasi masih ramai dan salah satunya PT Chandra Asri Petrochemical Tbl (TPIA)…