Indofood Perbesar Saham di CMFC Sebanyak 29,33%

NERACA

Jakarta – Perkuat pangsa pasar bisnis di konsumer good, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) menguasai sebanyak 29,33% saham Minzhong Food Corporation Limited (CMFC). Padahal sebelumnya, perseroan hanya memiliki 14,95% saham.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta akhir pekan kemarin. Kata Direktur dan Corporate Secretary Indofood Werianty Setiawan, perseroan telah membeli sebanyak 94,25 juta lembar saham CMFC di bursa efek Singapura, jumlah ini setara dengan 14,38% saham (CMFC). Harga pembelian ini adalah 1,12 dolar singapura per saham.

Alhasil, total nilai dari pembelian saham tersebut adalah 105,6 juta dolar Singapura. Jumlah ini setara dengan Rp824,8 miliar (dengan kurs Rp7.813 per dolar Singapura). "Dengan demikian, maka kepemilikan saham perseroan di CMFC meningkat dari semula sebanyak 98 juta lembar saham menjadi 192,25 juta lembar saham. Atau, dari semula sebesar 14,95% menjadi sebesar 29,33% dari seluruh saham yang telah dikeluarkan CMFC,”ujarnya.

Sebelumnya, CMFC telah menerbitkan 98 juta lembar saham baru, setara dengan 14,95% dari total modal disetornya. Saham baru ini lantas diambil oleh Indofood. CMFC adalah perusahaan yang bergerak di industri pengolahan sayuran di China dan tercatat di bursa Singapura.

Nilai yang dibayarkan Indofood untuk penyertaan sebanyak 14,95% saham CMFC adalah 89,67 juta dolar Singapura, setara dengan Rp700,8 miliar (kurs Rp7.815 per dolar Singapura). Sumber pendanaannya adalah berasal dari pinjaman perbankan.

Rencana penyertaan tersebut bersifat strategis dan memungkinkan Indofood dan Minzhong Food Corporation untuk melakukan aliansi strategis ke depannya dengan memanfaatkan keuatan dari kedua pihak dalam jaringan distribusi, penyediaan produk, dan keahlian. (bani)

BERITA TERKAIT

BEI Suspensi Saham Shield On Service

Setelah masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) lantaran terjadi peningkatan harga saham di luar kewajara, kini BEI menghentikan…

BMRS Lunasi 20% Saham DPM Ke Antam - Raih Dana Segar dari NFC China

NERACA Jakarta – Mengantungi dana segar senilai US$ 198 juta dari NFC China, mendorong PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS)…

IPO DIVA Oversubscribe mencapai 5,6 kali - Patok Harga Rp 2.950 Per Saham

NERACA Jakarta - PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA) telah menetapkan pelaksanakan penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) pada…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BEI Suspensi Saham Shield On Service

Setelah masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) lantaran terjadi peningkatan harga saham di luar kewajara, kini BEI menghentikan…

Gugatan First Media Tidak Terkait Layanan

Kasus hukum yang dijalani PT First Media Tbk (KBLV) memastikan tidak terkait dengan layanan First Media dan layanan operasional perseroan…

Strategi Hilirisasi - Pabrik Feronikel Antam Rampung Akhir Tahun

NERACA Jakarta – Komitmen PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menjalankan strategi hilirisasi terus dilakukan dengan pembangunan pabrik Feronikel Haltim dengan…