Dirikan Fasilitas Sosial, Antam Kucurkan Rp12 Miliar

Meski telah menghentikan kegiatan penambangan emas pada akhir tahun 2009, berbagai program paska tambang masih tetap dilakukan Antam hingga kini melaluiaksi program CSRnya, antara lain kegiatan reklamasi, revegasi hingga pengembangan perekonomian masyarakat.Ini dilakukan guna memperkuat sektor perekonomian masyarakat sekaligus sebagai kegiatan konservasi lahan.

Bersama dengan Pemerintah Kabupaten Lebak, PT Antam Tbk (ANTM) meresmikan fasilitas sosial berupa stadion, pasar dan terminal bus teradu serta ruang pertemuan masyarakat dengan biaya konstruksinya yang mencapai sekitar Rp12 miliar di Cikotok Banten.Peresmian dilakukan oleh Direktur Umum dan CSR Antam Denny Maulasa dan Bupati Lebak Mulyadi Jayabaya belum lama ini.

Direktur Umum & CSR Antam, Denny Maulasa mengatakan, pembangunan fasilitas sosial itu merupakan upaya Antam untuk menjadikan kawasan paska tambang sebagai daerah yang bermanfaat secara sosial, ekonomi, ekologis dan estetika bagi masyarakat sekitar secara berkelanjutan yang diimplementasikka berdasarkan prinsip-prinsipgood mining practicesyang selama ini dijalaankan oleh Antam.

Dengan adanya implementasicorporate social responsibility(CSR) tersebut, dirinya berharap, pembangunan fasilitas sosial dapat membantu menggerakkan roda perekonomian masyarakat, menggerakkan mobilitas transortasi dalam mendukung perdagangan antar sentra pengembangan.

“Pembangunan Stadion, Pasar, danSubTerminal Terpaduini adalah salah satu upaya kami untukmenjadikan kawasan pascatambang sebagai daerah yang bermanfaat secara sosial, ekonomi, ekologis, dan estetik bagi masyarakat sekitar secara berkelanjutan,” ujar Denny Maulasa.

Related posts