Ekplorasi di Januari, ABMM Kuras Dana Rp 261,81 Juta

Emiten bidang tambang, PT ABM Investama Tbk (ABMM) menyampaikan biaya eksplorasi yang dilakukan pada Januari 2013 telah menghabiskan dana sebesar Rp261,81 juta. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (12/2).

Corporate Secretary ABMM, Ade R. Satari mengatakan, kegiatan eksplorasi perseroan dilakukan oleh anak usahanya, yaitu PT Reswara Minergi Hartama. Disebutkan, eksplorasi yang dilakukan PT Reswara Minergi Hartama pada Januari 2013 ada di anak perusahaannya, yakni PT Media Djaya Bersama dengan melakukan program pemboran eksplorasi untuk mencari sumber air sebanyak 3 lubang bor sedalam 293 meter dan goephysical logging sebanyak 3 lubang bor sedalam 290 meter.

Sementara untuk pemboran dilakukan oleh PT Tata Bara Utama dan sedangkan untuk logging dilakukan oleh CV Martiel Cahaya Perkasa. Adapun metode yang digunakan dalam pengujian dan pemilihan areal yang diterapkan adalah pemboran dengan openhole dan geophysical logging dengan menggunakan density, gamma ray, caliper dan spontaneous resistivity pada setiap lubang bor.

Selain itu, pemilihan areal dilakukan pada area wilayah konsesi batu bara PT Mifa Bersaudara yang merupakan grup dari PT Media Djaya Bersama di Meulaboh, Aceh Barat provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD). Dimana, aktivitas tersebut bertujuan untuk menemukan sumber air guna menunjang aktivitas penambangan. (bani)

BERITA TERKAIT

RECCI Ramaikan Pasar Aksesoris Handphone Indonesia

Ramaikan pasar aksesoris handphone, PT Intertekno Maju Indonesia memperkenalkan produk terbarunya, yaitu RECCI Powerbank, kabel data, earphone dan charger di…

Goodyear Raih Pinjaman Rp 140 Miliar

Guna mendanai pengembangan bisnisnya, PT Goodyear Indonesia Tbk (GDYR) menandatangani perjanjian fasilitas perbankan korporasi dengan PT Bank BNP Paribas Indonesia…

Centrury Textile Cetak Rugi US$ 1,515 Juta

Sepanjang tahun 2019 kemarin, PT Century Textile Industry Tbk (CNTX) mencatatkan rugi setara US$ 1,515 juta atau memburuk  dibanding periode…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Rampungkan Rights Issue - Glencore Akuisisi Saham CITA Rp 1,19 Triliun

NERACA Jakarta – Di tengah melorotnya indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) seiring dengan sentien virus…

Bentuk Manajemen Baru - Saham AISA Dipastikan Tidak Didelisting

NERACA Jakarta – Resmi terbentuknya manajemen baru pasca tersandung masalah hukum hingga berujung suspensi saham yang berkepanjangan, kini manajemen PT…

Rights Issue, ASSA Lepas 1,25 Miliar Saham Baru

Galang pendanaan di pasar modal, PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) bakal melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih…