Gajah Tunggal Tawarkan Bunga Maksimal 7,75%

PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) menawarkan tingkat kupon bunga sebesar 7,75% untuk penerbitan obligasi berdenominasi dolar AS senilai US$ 500 juta atau setara Rp 4,79 triliun.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta kemarin. Disebutkan, dalam proses bookbuilding tersebut, terdapat tiga pihak yang tercatat sebagai investor pembeli awal yaitu Credit Suisse Singapura Ltd, Deutsche Bank AG cabang Singapura, dan The Hong Kong and Shanghai Banking Corporation Ltd.

Nantinya, dana hasil emisi obligasi tersebut akan digunakan untuk membeli kembali (buyback) obligasi awal yang diterbitkan anak usaha perseroan, GT 2005 Bonds B.V pada 2009 yang akan jatuh tempo pada 2014 sebesar US$ 412,49 juta.

Sementara sisanya akan digunakan untuk belanja modal atau capital expenditure (capex) perseroan yaitu ekspansi fasilitas produksi ban truck and bus radial (TBR) dan keperluan perseroan lainnya.

Berdasarkan informasi S&P, inisiatif produsen ban di bawah kendali Group Salim itu untuk melakukan pembayaran utang atau refinancing bisa mempertahankan profil risiko keuangan perseroan yang agresif selama 2 tahun ke depan. (bani)

Sebelumnya, Direktur PT Gajah Tunggal Tbk, Catharina Widjaja pernah bilang, suku bunga notes itu maksimum sebesar 10% per tahun. Sementara untuk jatuh tempo pembayaran bunga akan dilakukan setiap enam bulan. Adapun jaminan notes ini akan dijamin secara khusus dengan harta kekayaan perseroan yang nilai maksimum penjaminannya sebesar jumlah pokok notes. (bani)

BERITA TERKAIT

Kebijakan Suku Bunga Bakal Dipengaruhi Dolar

    NERACA   Jakarta - Kebijakan suku bunga nasional mendatang dinilai sangat dipengaruhi nilai penguatan mata uang dolar Amerika…

M Cash Integrasi Tawarkan Program Kemitraan - Bantu Daya Saing UMKM

NERACA Jakarta - PT M Cash lntegrasi Tbk (MCAS) meluncurkan program kemitraan M CASH", suatu program yang membuka kesempatan bagi…

BPK Dapat Karangan Bunga Tuntaskan Audit TPK Koja, Global Bond dan Kalibaru

JAKARTA, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Selasa (5/12) mendapat kiriman bunga dengan isi dukungan penuntasan audit investigatif proyek Pelindo II mencakup…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pasok Permintaan PLN - DWGL Kejar Produksi 8 Juta Ton Batu Bara

NERACA Jakarta – Resmi mencatatkan saham perdananya di pasar modal pada perdagangan Rabu (13/12), PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL)…

Samindo Anggarkan Capex US$ 13,8 Juta

NERACA Jakrta - Tahun depan, PT Samindo Resources Tbk (MYOH) perusahaan penyedia jasa pertambangan batu mengalokasikan capex sebesar US$ 13,8…

Permintaan Ban TBR Meningkat - GJTL Genjot Produksi Jadi 3.500 Ban Perhari

NERACA Jakarta - Mengandalkan pasar ekspor dalam menggenjot pertumbuhan penjualan, PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) terus meningkatkan kapasitas produksi dan…