Anggaran Penanganan Banjir Segera Dialokasikan

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa menyatakan, anggaran perbaikan infrastruktur untuk penanganan bencana banjir yang melanda DKI Jakarta segera dialokasikan.

"Kementerian Pekerjaan Umum sudah mengajukan. Salah satunya untuk mengoneksi Sungai Ciliwung-Banjir Kanal Timur. Saya sudah berbicara dengan Menteri Keuangan, dan akan segera dialokasikan dana," katanya di Semarang, Sabtu (19/1).

Pernyataan Menko Perekonomian itu disampaikan melalui sambungan telepon yang diperdengarkan kepada awak media yang berada di Pabrik Jamu PT Sidomuncul, Kabupaten Semarang.

tadinya, Hatta dijadwalkan berkunjung ke pabrik jamu PT Sidomuncul Semarang usai melakukan kunjungan di Rembang, Jawa Tengah, tetapi urung dilaksanakan karena terkendala kondisi cuaca yang tidak bersahabat.

Akhirnya, besan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono itu langsung menuju Bandara Ahmad Yani Semarang untuk bertolak ke Jakarta, dan melayani wawancara melalui sambungan telepon yang diperdengarkan kepada awak media yang hadir.

Menurut Hatta ketika itu, Presiden SBY akan memimpin rapat yang diikuti jajaran menteri, termasuk dirinya pada Minggu (20/1) berkaitan dengan rencana pembangunan infrastruktur untuk mengatasi banjir yang melanda DKI Jakarta.

Ia mengakui banjir besar yang menggenangi Jakarta memang menimbulkan kerugian ekonomi tak sedikit, mengingat masyarakat tidak bisa beraktivitas normal, rumah-rumah penduduk rusak, dan aktivitas sejumlah industri tutup.

"Namun, sampai saat ini saya belum mendapatkan laporan besaran dampak kerugian (ekonomi) akibat banjir yang terjadi di Jakarta. Yang jelas, banjir ini memberikan dampak perekonomian yang tidak sedikit," katanya.

Untuk mengatasi banjir, kata Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu, memerlukan kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah, dalam kaitan ini DKI Jakarta agar banjir tidak terulang kembali di masa akan datang.

"Yang paling penting sekarang, bagaimana kita segera mengatasi tanggul-tanggul yang jebol di Latuharhari. Pemerintah pusat dan daerah, artinya DKI Jakarta harus bekerja sama untuk mengatasi banjir ini," katanya.

Ia mengharapkan banjir yang melanda Jakarta tersebut tidak terlalu berlangsung lama dan segera surut sehingga masyarakat yang menjadi korban banjir bisa segera kembali melakukan aktivitas seperti biasanya.

"Tentunya, kita semua berharap banjir ini tidak berlangsung lama. Yang paling penting, bagaimana masyarakat yang terkena banjir ini segera kembali beraktivitas dan kegiatan industri kembali pulih," kata Hatta.

BERITA TERKAIT

Pemerintah Bantah Anggaran Bocor Rp392 Triliun

    NERACA   Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menegaskan, keberhasilan dalam mengidentifikasi pos…

Tingkatkan Volume Perdagangan - BEI Segera Terapkan Sistem JATS Fix 5.0

NERACA Jakarta – Seiring dengan pesatnya pertumbuhan investor pasar modal dan jumlah produk investasi yang diluncurkan, mendorong PT Bursa Efek…

KPK: Penanganan Perkara Penganiayaan Pegawai Semakin Terang

KPK: Penanganan Perkara Penganiayaan Pegawai Semakin Terang NERACA Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan Polda Metro Jaya sudah memeriksa…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Pemerintah Bantah Anggaran Bocor Rp392 Triliun

    NERACA   Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menegaskan, keberhasilan dalam mengidentifikasi pos…

Target RPJMN Bidang Infrastruktur Diyakini Tercapai

      NERACA   Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meyakini bahwa sasaran Rencana…

Indeks Kemudahan Berusaha Turun, Pemerintah Diminta Perbaiki Izin

      NERACA   Jakarta - Pemerintah diminta memberi kepastian pengurusan perizinan konstruksi gedung dan properti. Kepastian pengurusan izin…