Perang Komputer Berayar Sentuh - Asus Vs Acer

Tahun ini, hampir semua produsen komputer mengeluarkan produk notebook atau laptop dengan layar sentuh. Trend ini memang sedang berkembang belakangan ini, segala perangkat komputer pun disesuaikan dengan layar sentuh.

NERACA

Perkembangan ini jelas menunjukkan kemajuan teknologi yang sangat baik. Untuk yang sudah terbiasa menggunakan layar sentuh mungkin menjadi hal yang mudah saat menggunakan perangkat komputer dengan layar sentuh, namun yang tidak terbiasa mungkin akan sedikit kebingungan untuk menggunakan.

Setiap produsen komputer pun menyambut baik hal ini, dan terbukti dalam peluncuran Windows 8 di Mall Taman Anggrek pekan lalu, berbagai produsen komputer mengeluarkan produknya dengan layar sentuh. sebagian besar memang masih menggunakan keyboard, namun sebagian lagi keyboardnya bisa dipisahkan atau dicopot dari layarnya. Hal ini sangatlah menarik, untuk beberapa orang yang masih canggung menggunakan layar sentuh, dapat menggunakannya seperti leptop atau notebook biasa. Beberapa produsen yang sudah mengeluarkan laptop atau notebook layar sentuh ialah Asus dan Acer.

Kedua produsen yang bersaing ketat ini mengeluarkan beberapa produk komputer dengan layar sentuhnya. Namun untuk peluncurannya, Asus masih memegang dengan peluncuran komputer layar sentuh dengan model yang cukup banyak dan beragam. ASUS dimulai dengan TAICHI, Incredible Fusion of Notebook & Tablet. Dengan layar sentuh di sisi luar, TAICHI membuka kemungkinan baru di dunia mobile karena ia mampu memainkan peran baik ultrabook atapun tablet.

Lalu Transformer Book TX300, yang memiliki spesifikasi layaknya sebuah ultrabook kelas atas. Dari sisi CPU, ia telah menggunakan prosesor Intel Core generasi ketiga, baik Core i5 ataupun Core i7. Penggunaan prosesor terkuat tersebut memastikan pengguna dapat menjalankan aplikasi apapun dengan nyaman, baik dalam modus ultrabook ataupun tablet. Berikutnya ASUS Zenbook Prime menggunakan layar full HD 1080p yang menggunakan teknologi panel IPS. Selain mempertajam visual, layar IPS juga memungkinkan viewing angle yang luas hingga 178 derajat sehingga lebih menyamankan saat konten disaksikan oleh banyak orang di waktu yang sama.

Dan yang terakhir VivoTab, VivoTab merupakan sebuah tablet tipis dan ringan yang menggunakan sistem operasi Windows 8. Hadir dengan ukuran 10,1 atau 11,6 inci, layar sentuh yang digunakan mendukung multi touch, resolusi HD, dan mampu menghadirkan kombinasi sempurna antara kinerja dan portabilitas berkat prosesor Intel Atom dual core ataupun Nvidia Tegra 3 quad core. Dilengkapi dengan digitizer stylus dari Wacom (untuk seri TF810C), Mobil Dock optional juga siap meningkatkan produktivitas ketika pengguna sedang berada di perjalanan lewat keyboard lengkap dengan baterai internal yang mampu memasok daya hingga 19 jam.

Tidak mau kalah, Acer pun mengeluarkan Ultrabook Acer Aspire S7. Acer Aspire S7 merupakan ultrabook tertipis dengan bobot cukup ringan. Acer Aspire S7 hadir dengan dua varian. Varian pertama menggunakan layar berukuran 11” dan yang kedua memiliki tampilan layar 13”. Kali ini kita akan dibahas varian Acer Aspire S7 yang dilengkapi layar 13.3”. Ultrabook ini mempunyai dimensi panjang hanya 323 mm dengan lebar 223 mm. Dari sisinya, ketipisan perangkat ini adalah 11.9 mm. Salah satu hal paling menarik adalah beratnya yang hanya 1.2 kg sehingga bisa dikatakan sangat ringan di kelas ultrabook dengan ukuran layar 13,3”.

Dengan spesifikasi yang diusungnya, Acer Aspire S7 dapat menjalankan berbagai aplikasi menengah ke atas secara lancar. Perpaduan prosesor Intel Core i7, memori 8G dan storage dual-SSD dengan konfigurasi RAID0 mampu memberikan kinerja sesuai dengan kebutuhan Anda. Dan yang terakhir adalah Acer Iconia W5 Acer ICONIA W510, adalah solusi tablet Windows 8 yang dipersembahkan dengan kemampuan ekstra dan berpenampilan eksklusif. Iconia W510 adalah sebuah tablet dengan OS Windows 8 yang menawarkan fungsionalitas sebuah laptop sesungguhnya, hanya dengan menambahkan aksesoriskeyboard docking.

BERITA TERKAIT

Diversifikasi Pasar Ekspor Antisipasi Perang Dagang

NERACA Jakarta – Indonesia perlu melakukan berbagai langkah sebagai bentuk antisipasi dari dampak negatif perang dagang antara Amerika serikat dengan…

IMF: Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Naik 1% - PERANG DAGANG AS-CHINA BAKAL PANGKAS EKONOMI GLOBAL 1%

Jakarta-Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund-IMF) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa meningkat sekitar 1% dalam jangka menengah, dari posisi saat…

Sektor Perikanan Dapat Ambil Peluang Perang Dagang AS-China - Niaga Internasional

NERACA Jakarta – Pengamat perikanan Abdul Halim mengharapkan Indonesia dapat mengambil peluang dari sektor perikanan menyusul terimbasnya sektor perikanan China…

BERITA LAINNYA DI TEKNOLOGI

Meizu 16th Siap Ramaikan Pasar Smartphone Indonesia

Meizu turut meramaikan pasar smartphone flagship Indonesia dengan merilis Meizu 16th. Sama seperti sejumlah produk flagship lain, Meizu 16th disokong…

Intip Bocoran Spesifikasi Nokia 7.1 Plus

Informasi seputar Nokia 7.1 Plus lambat laun akhirnya terungkap. Kali ini, informasi terbaru diketahui dari teaser jadwal rilis smartphone tersebut…

Cara Menjaga Data Privasi Dismartphone

  Tentu kemampuan smartphone tak bisa diragukan lagi. Jika dulu kita hanya menggunakan smartphone sebagai alat untuk menelepon dan SMS,…