Bank Maspion Jadwal Ulang Kembali IPO

NERACA

Jakarta - Sejatinya PT Bank Maspion Indonesia bakal menawarkan saham perdana atau initial public offering (IPO) pada awal tahun 2013. Namun lantaran perubahan pemakaian laporan keuangan, akhirnya rencana IPO molor dari target awal.

Direktur Penilaian Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Hoesen mengatakan, IPO PT Bank Maspion Indonesia di jadwal ulang dan tidak akan terealisasi pada bulan ini, “Bank Maspion tidak bulan ini. Dia pakai buku September, sebelumnya pakai buku Juni,” katanya di Jakarta akhir pekan kemarin.

Sebelumnya, Direktur Utama Bank Maspion Herman Halim pernah sesumbar, proses rencana IPO masih sesuai jadwal. Bank Maspion rencananya bakal melepas sebanyak 11% sahamnya ke publik atau setara dengan 380 juta lembar saham.

Harga saham perdana yang ditawarkan Rp335 per saham. Dengan begitu, dalam IPO tersebut kemungkinan Bank Maspion bisa mendapatkan dana segar sebesar Rp127,3 miliar. Dalam pelaksanaan IPO, Bank Maspion menunjuk PT Makinta Securities sebagai penjamin pelaksana emisi efek (enderwriter).

Sebagai informasi, Herman Halim pernah bilang, perolehan dana hasil penawaran saham perdana diperkirakan sekitar Rp100 miliar. Perseroan berencana menawarkan saham perdana pada Desember 2012 sehingga dapat mencatatkan saham perdana di BEI pada Januari 2013.

Lebih lanjut dia menuturkan, perolehan dana hasil penawaran saham perdana digunakan untuk ekspansi kredit. Hingga September 2012, penyaluran kredit perseroan mencapai Rp2,4 triliun. Perseroan menjaga pertumbuhan kredit sebesar 25%-30%, “Kredit disalurkan sebagian besar untuk ritel mencapai 70%-80%, biasa konsumtif dan KPR,” tutur Herman. (bani)

BERITA TERKAIT

Bank Nagari Didorong jadi Bank Syariah

    NERACA   Padang - Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sumatera Barat (Sumbar) mendorong percepatan konversi Bank Pembangunan Daerah Sumatera…

Estika Tiara Bidik Dana IPO Rp 226,11 Miliar

PT Estika Tata Tiara mengincar dana penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) hingga Rp226,11 miliar. Calon emiten distribusi makanan…

Bank Banten Dukung Bapenda Permudah Layanan Masyarakat

      NERACA   Banten - PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (Bank Banten) mendukung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda)…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BEI Optimis Target 7000 Investor Tercapai

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Surakarta optimistis mampu meraih target sebanyak 7.000 investor hingga akhir tahun ini seiring dengan berbagai…

Intikeramik Bidik Rights Issue Rp 463,8 Miliar

Cari modal untuk mendanai ekspansi bisnisnya, PT Intikeramik Alamasri Industri Tbk (IKAI) akan menawarkan sebanyak 3,86 miliar saham baru seri…

Adira Bagikan Hasil Sukuk Rp 7,77 Miliar

NERACA Jakarta - Perusahaan pembiayaan kendaraan, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) membagikan hasil sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Adira Finance…