Penting, Petunjuk Pemakaian Berbahasa Indonesia

NERACA

Jakarta – Saat produk-produk dari luar diimpor ke Indonesia, konsumen Indonesia tidak semuanya paham dengan bahasa asing. Ambillah contoh Bahasa Inggris yang menjadi bahasa internasional. English First (EF) sebagai lembaga pendidikan yang mendunia pernah mengumumkan laporan tentang EF English Proficiency Index (EF EPI) atau bisa juga disebut indeks kemampuan berbahasa Inggris. Negara-negara yang dijadikan bahan studi adalah 44 negara yang bahasa ibunya bukan Bahasa Inggris atau Bahasa Inggris bukanlah bahasa yang digunakan pertama kali di negara tersebut.

Hasil studi menyebutkan bahwa Indonesia masuk dalam urutan ke-34. Padahal negara tetangga Malaysia sudah bisa menduduki peringkat ke-9.

Dengan demikian, petunjuk pemakaian produk berbahasa Indonesia menjadi bernilai penting untuk melindungi konsumen Indonesia dari penipuan. Hal ini sudah diatur dalam regulasi. Salah satunya adalah Pasal 8 ayat 1 huruf J Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen.

Dalam pasal tersebut disebutkan bahwa pelaku usaha dilarang memproduksi dan/atau memperdagangkan barang dan/atau jasa yang: tidak mencantumkan informasi dan/atau petunjuk penggunaan barang dalam bahasa Indonesia sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Kalau memang produsen yang akan memasukkan barangnya ke Indonesia serius memasarkan produk di Indonesia, secara otomatis dia akan melengkapinya dengan manual berbahasa Indonesia. Produsen juga sejatinya mempunyai kepentingan agar produknya digunakan sesuai prosedur untuk menghindari klaim atau image negatif.

Dengan membuat petunjuk penggunaan berbahasa Indonesia juga berarti produk tersebut sudah disesuaikan dengan infrastruktur di Indonesia. Karena terkadang meskipun sama-sama perangkat telekomunikasi, tetapi sistem yang dipakai antarnegara target produk tersebut berbeda-beda.

BERITA TERKAIT

Perekonomian Indonesia Tumbuh di Tengah Krisis Ekonomi Global

  Oleh: Rizal Arifin, Pemerhati Ekonomi Pembangunan   Kritik oposisi terhadap Pemerintah terkait target pertumbuhan ekonomi dibawah 6 persen mejadi…

OY! Indonesia, Aplikasi yang Menjawab Semua Kebutuhan Masyarakat

OY! Indonesia, Aplikasi yang Menjawab Semua Kebutuhan Masyarakat NERACA Jakarta - Founder sekaligus CEO dari aplikasi OY! Indonesia, Jesayas Ferdinandus…

GRUP GARUDA INDONESIA TURUNKAN TARIF TIKET 20% - AKR Masuk Jadi Pesaing Avtur Pertamina

Jakarta-Merespon imbauan Presiden Jokowi sebelumnya, maskapai grup Garuda Indonesia akhirnya menurunkan harga tiket pesawat terhitung mulai kemarin (14/2). Sementara itu,…

BERITA LAINNYA DI PELUANG USAHA

Pesatnya Perkembangan Pasar Modern dan Digitalisasi, Sarinah Tetap Bina UMKM

BUMN ritel PT Sarinah (Persero) menyatakan yakin bisa tetap eksis di tengah pesatnya perkembangan dunia digital. Untuk itu, Sarinah tetap…

Pertemuan IMF –WB Momentun Perkenalkan Produk UMKM Nasional Dikancah International

Pertemuan tahunan IMF – World Bank (WB)  yang berlangsung di Nusa Bali harus bisa menjadi momentum memperkenalkan produk  usaha mikro,…

Sruput Dinginnya Usaha Minuman Bubble

Meski tidak seheboh dulu minuman bubble . Tapi usaha ini masih menyimpan potensi. Pemain baru usaha ini juga masih muncul…