Indonesia “Pamerkan” Proyek PNPM ke Afghanistan - Terkait Pengentasan Kemiskinan

Terkait Pengentasan Kemiskinan

Indonesia “Pamerkan” Proyek PNPM ke Afghanistan

Jakarta ( NERACA ) –Badan Perencana Pembangunan Nasional (Bappenas)/Perencana Pembangunan Nasional (PPN) memberi pengalaman kepada Afghanistan terkait proyek Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM) guna mengentaskan kemiskinan. “Ini merupakan pertukaran kunjungan yang dilakukan antara pemerintah Indonesia dan Afghanistan dengan dukungan Ausaid untuk saling belajar tentang pembangunan berbasis pemberdayaan masyarakat, terkait pengentasan kemiskinan, “kata Sesmentama Bappenas/PPN, Slamet Seno Adji dalam jumpa persnya di Jakarta,9/5.

Menurut Slamet, Indonesia memberikan pengalaman terkait PNPM Mandiri tersebut sebagai tindaklanjut dari pertemuan G20. “Program ini terselenggara sebagai salah satu wujud kerjasama Triangular antara Indonesia-Australia/Ausaid dan Afghanistan, serta bentuk tindak lanjut inisiatif Forum G-20, khususnya pilar 6 – Growth with Resilience pada kelompok kerja pembangunan (Working Group Development),” tambahnya.

Lebih jauh Slamet menerangkan fokus kerjasama ini adalah bagaimana cara menggerakan kelembagaan masyarakat, khususnya terkait dengan program lain serta dengan struktur pemerintah lokal. “Kita memberikan pengalaman bagaimana cara menggerakkan kelembagaan masyarakat,”tegasnya.

Selain itu juga, kata Slamet, bagaimana mensikronkan manajemen pengelolaan keuangan, pemantauan program, mekanisme penangana keluhan dan pengaturan kelembagaan dalam program pembangunan berbasis masyarakat (CDD: Community Driven Development).“Delegasi pemerintah Afghanistan berdiskusi dengan para penerima manfaat PNPM, pelaku dan fasilitator program ditingkat kecamatan,kabupaten dan Provinsi,pemerintah daerah (BPMD, Bappeda) baik ditingkat kabupaten maupun Provinsi” imbuhnya.

Yang jelas, lanjut Slamet, PNPM Mandiri merupakan program nasional dalam kerangka kebijakan yang digunakan sebagai dasar dan acuan pelaksanaan program program pengentasan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat. “PNPM Mandiri dilaksanakan melalui harmonisasi dan pengembangan sistem serta mekanisme dan prosedur program,penyediaan pendamping dan pendanaan untuk mendorong prakarsa dan inovasi masyarakat dalam upaya penanggulangan kemiskinan,”ungkapnya.

Sementara delegasi Afghanistan yang diwakili Ghulam Rasoul Wahid selaku (Deputi Director Of Operations,Ministry Of Rural Rehabilitation and Development) menyatakan”rasa puas dan aparesiasinya atas pemerintah Indonesia khususnya atas informasinya,pengalaman terhadap program PNPM ini. **iwan.

BERITA TERKAIT

Herborist Pasok 2500 Liter Hand Sanitizer ke RSPAD Gatot Soebroto

    NERACA   Jakarta - Pada awal Maret 2020, Presiden Joko Widodo, telah mengumumkan mulai terdapat orang yang dinyatakan…

Modena Kenalkan Mesin Cuci Pembasmi Virus

    NERACA   Jakarta - Di tengah situasi penyebaran virus Corona (COVID-19) yang makin tak terkendali, masyarakat dituntut kian…

Anggaran Pembangunan Ibukota Baru Minta Dialihkan untuk Beli APD Tenaga Medis

    NERACA   Jakarta - Sekjen Gerakan Hidupkan Masyarakat Sejahtera (HMS), Hardjuno Wiwoho meminta pemerintah merealokasikan semua dana pengembangan…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Herborist Pasok 2500 Liter Hand Sanitizer ke RSPAD Gatot Soebroto

    NERACA   Jakarta - Pada awal Maret 2020, Presiden Joko Widodo, telah mengumumkan mulai terdapat orang yang dinyatakan…

Modena Kenalkan Mesin Cuci Pembasmi Virus

    NERACA   Jakarta - Di tengah situasi penyebaran virus Corona (COVID-19) yang makin tak terkendali, masyarakat dituntut kian…

Anggaran Pembangunan Ibukota Baru Minta Dialihkan untuk Beli APD Tenaga Medis

    NERACA   Jakarta - Sekjen Gerakan Hidupkan Masyarakat Sejahtera (HMS), Hardjuno Wiwoho meminta pemerintah merealokasikan semua dana pengembangan…