Menghilangkan Efek Negatif Terapi Pijat

Mungkin, sebagian kalangan kita masih percaya akan khasiat pijatan untuk kesehatan. Makanya, hingga saat ini pelaku usaha pijat tak pernah sepi pelanggan. Bahkan, pelanggannya pun terus bertambah seiring kepuasan yang didapat konsumen. Maklum, biasanya promosi yang paling efektif itu adalah promosi melalui mulut ke mulut.

Meski demikian, dunia terapi pijat sempat mendapat citra negatif, dengan banyaknya gerai yang buka menyalahi aturan. Tentunya dengan membuka geria dengan pelayanan tak semestinya, kasar kata selain memberikan pelayanan pijat, mereka juga memberikan kepada pria hidung belang yang ingin bercinta satu malam.

Nah, untuk itu banyak pengusaha pijat yang benar ketar-ketir, mereka takut citra gerai miliknya di cap sebagai tempat penyedia praktek prostitusi terselubung. Nah, dengan sigap mereka memberikan aturan-aturan untuk menepis image itu.

“Dengan aturan dan kualitas yang kita jaga, mudah-mudahan para pelanggan yang memang benar-benar mengharapkan kesehatan yang datang,” kata seorang karyawan refleksi di sebuah gerai di bilangan Jakarta Selatan.

Biasanya, untuk mengatasi image buruk yang melekat pada sebuah gerai pemijatan. Pelaku usaha membuat usaha sedemikian rupa untuk melepas image yang terlanjur melekat. Mereka biasanya, memberikan pelayanan di sebuah ruang yang berbatasan dengan kain saja. Atau bahkan tanpa sekat untuk gerai refleksi.

Itu sengaja dibuat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Tak hanya itu, beberapa gerao terapi pemijatan bahkan menghususkan pelanggan pria hanya dilayani terapis pria, dan juga sebaliknya. Sehingga, benar-benar yang yang datang adalah orang membutuhkan untuk mendapatkan kesehatan.

Selain itu, untuk menghilangkan citra buruk gerai pemijatan, pengelola kini tak lagi mau menghususkan segman pasar mereka. Jadi, kebanyak gerai pemijatan melayani semua kalangan. Baik dewasa, maupun anak-anak.

Dengan demikian, tentunya mereka telah memnuhi aturan yang ditetapkan pemerintah melalui Kementerian Kesehatan beberapa tahun silam. Yaitu, membuka usah sesuai dengan izinnya, bukan malah menyalahi izin.

BERITA TERKAIT

Lagi, OJK Tetapkan Dua Efek Syariah

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan dua saham calon emiten baru di Bursa Efek Indonesia (BEI) yakni Sentra Food dan Estika…

Relaksasi Daftar Negatif Investasi Belum Efektif

  NERACA   Jakarta - Pengamat ekonomi Yanuar Rizky menilai relaksasi Daftar Negatif Investasi (DNI) yang dilakukan pemerintah belm efektif…

ZONE, SOTS dan URBN Masuk Efek Syariah

NERACA Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan saham PT Mega Perintis Tbk (ZONE), PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS),…

BERITA LAINNYA DI PELUANG USAHA

Pertemuan IMF –WB Momentun Perkenalkan Produk UMKM Nasional Dikancah International

Pertemuan tahunan IMF – World Bank (WB)  yang berlangsung di Nusa Bali harus bisa menjadi momentum memperkenalkan produk  usaha mikro,…

Sruput Dinginnya Usaha Minuman Bubble

Meski tidak seheboh dulu minuman bubble . Tapi usaha ini masih menyimpan potensi. Pemain baru usaha ini juga masih muncul…

Jajaki Gurihnya Usaha Jajan Martabak

Jajanan Martabak merupakan salah satu kudapan yang sangat familiar di lidah masyarakat Indonesia. Disajikan dengan berbagai varian rasa, martabak tak…