Pemegang Saham Batavia Prosperindo Naik 20%

Berkah mencatatkan kinerja keuangan yang positif, kini banyak investor melirik saham PT Batavia Prosperindo Finance Tbk (BPFI). Alhasil pemegang saham publik PT Batavia Prosperindo Finance Tbk (BPFI) meningkat menjadi 20% dari 5% setelah PT Batavia Prosperindo Sekuritas menjual 15% saham.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (19/11). Pelaksanaan ini merupakan pengalihan saham ke masyarakat lai sebesar Rp15%. Hal itu dilakukan PT Batavia Prosperindo International sehingga saham masyarakat menjadi 20%. Transaksi dilakukan pada 13 November 2012 pekan lalu.

Transaksi sebanyak 150.000.000 saham atau 15% dari listed share 1.000.000 saham. Tujuannya untuk memenuhi ketentuan peraturan Bapepam No. IX.H.I Pasal 5.a. PT Batavia Prosperindo International masih harus melakukan pengalihan saham lagi dengan tender offer yang pernah dilakukannya.

Sebelumnya, perusahaan pembiayaan ini menargetkan pembukuan kredit sebesar Rp922,5 miliar pada 2012. Dengan target pembukuan kredit tersebut, perseroan mengharapkan laba bersih mencapai Rp31,9 miliar pada 2012.

Perseroan akan mengembangkan kantor cabang hingga 8 cabang pada 2012. Hingga kini pembukaan cabang yang sudah direalisasikan mencapai 6 kantor cabang. Selain itu, perseroan telah memasuki pembiayaan alat berat di mana sudah mulai beroperasi pada Januari 2012. (bani)

BERITA TERKAIT

Bunga KPR Disebut Bakal Naik di 2019

    NERACA   Jakarta - Ekonom Andry Asmoro mengemukakan, kenaikan suku bunga acuan akan semakin meningkatkan potensi kenaikan suku…

Saham Renuka Coalindo Masuk UMA

Perdagangan saham PT Renuka Coalindo Tbk (SQMI) masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) karena mengalami kenaikan harga saham…

Mega Perintis Patok IPO Rp 298 Per Saham

NERACA Jakarta – Perusahaan ritel fashion modern, PT Mega Perintis Tbk menetapkan harga penawaran umum saham perdana atau initial public…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Saham Renuka Coalindo Masuk UMA

Perdagangan saham PT Renuka Coalindo Tbk (SQMI) masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) karena mengalami kenaikan harga saham…

Pemda Jateng Tunda Rilis Obligasi Daerah

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tidak melanjutkan rencana penerbitan obligasi daerah seniai Rp1,2 triliun. Padahal, proses penerbitan obligasi tersebut telah mendapat…

BATA Bagi Dividen Interim Rp 8,71 Persaham

PT Sepatu Bata Tbk (BATA) akan membagikan dividen interim untuk tahu buku 2018 sejumlah Rp 8,71 per saham atau semuanya…