Ciptadana Targetkan Dana Kelolaan Rp2,2 Triliun

NERACA

Jakarta- PT Ciptadana Asset Management menargetkan dana kelola sebesar Rp2,2 triliun pada akhir tahun 2012. “Total dana kelola saat ini sudah mencapai hampir Rp2 triliun. Akhir tahun diperkirakan bisa mencapai Rp2,2 triliun.”kata Direktur Pemasaran PT Ciptadana Asset Management, Paula Rianty Komaruddin di Jakarta (12/11).

Paula mengatakan, sejauh ini dana kelola perusahaan ditopang oleh pendapatan reksadana saham dan campuran. Selain produk reksadana tersebut, kata dia perseroan memiliki komitmen untuk menerbitkan produk baru setiap satu tahun sekali. “Untuk tahun 2012 ini, kami meluncurkan Dana Investasi Real Estate (DIRE) dengan target dana kelola maksimal sebesar Rp420 miliar.” jelasnya.

Nilai dana kelola tersebut, lanjut dia masih akan mengalami peningkatan di tahun depan, tergantung akusisi mall yang akan dilakukan perusahaan. “Setelah ini listed, kami mengincar beberapa mall untuk diikutsertakan dalam penyertaan DIRE.” ujarnya.

Dia menjelaskan, dalam penawaran unit DIRE ini pihaknya mengincar investor institusi dengan nilai investasi sebesar Rp1 miliar. Untuk produk investasi ini, lanjut dia pihaknya akan mendistribusikan keuntungan kepada unit penyertaan setiap tahun dalam jumlah paling sedikit 90% dari laba bersih setelah pajak untuk dua tahun pertama.

Untuk penarikan dana (redemption), kata Paula, khususnya yang sebelum dilakukannya pencatatan (listed) terhadap produk ini, investor harus menyerahkan permohonannya 14 hari sebelum akhir bulan. “Perhitungan NAB yang digunakan adalah di akhir bulan yang dilakukan oleh Bank Kustodi.” jelasnya.

Paula menambahkan, DIRE Ciptadana akan mendapatkan potensi keuntungan dari pertumbuhan sektor ritel dan properti di Indonesia. Terlebih, pertumbuhan penduduk yang tergolong kelas menengah di Indonesia, termasuk Solo yang menjadi lokasi unit penyertaan DIRE meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir. “Pertumbuhan sektor properti dan tingkat konsumsi domestik sejauh ini masih akan menunjang pertumbuhan ekonomi ke depan. Jadi untuk produk investasi pun akan terus mengalami perkembangan.” jelasnya.

Direktur Utama PT Ciptadana Asset Management, Ma Wei Tong mengatakan, aset properti melalui DIRE memberikan keuntungan dari potensi capital gain, penghasilan sewa menyewa, serta pembagian hasil investasi setiap 3 bulan.

Selain memberikan keuntungan dari sisi capital gain, lanjut dia, DIRE memberikan kesempatan untuk berpartispasi dengan dana investasi terbatas dan likuiditas lebih tinggi terlebih jika telah dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada 2013, “Sesuai aturan Bapepam LK, aset properti yang dijadikan underlying aset tidak boleh dijual, dan 90% dari income juga harus dibagikan ke para investor,”paparnya.

Dia menambahkan, dana investasi real estate adalah wadah yang digunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan pada aset real estate, baik yang berkaitan dengan real estate dan/atau kas dan setara kas. Untuk produk barunya tersebut, pihak Ciptadana menunjuk Standard Chartered sebagai bank kustodian. (lia)

BERITA TERKAIT

Waskita Targetkan Kontrak Baru Rp 55 Triliun

NERACA Jakarta – Tahun ini, PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) menargetkan total kontrak baru sekitar Rp55 triliun,”Total kontrak baru…

Nusa Raya Incar Kontrak Baru Rp 3,5 Triliun

NERACA Jakarta – Tahun ini, PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) perusahaan jasa konstruksi swasta di Indonesia menargetkan kontrak baru…

Gelontorkan Investasi US$ 30 Juta - Darma Henwa Targetkan Produksi 17 Juta Ton

NERACA Jakarta – Tahun ini, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) fokus untuk meningkatkan produksi di tengah beratnya tantangan di industri…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Tiga Anak Usaha BUMN Bakal IPO di 2019

Menyadari masih sedikitnya perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang go public atau tercatat di pasar modal, mendorong Kementerian Badan…

Impack Pratama Beri Pinjaman Anak Usaha

Dukung pengembangan bisnis anak usaha, PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) melakukan perjanjian hutang piutang dengan anak usahanya PT Impack…

Layani Pasien BPJS Kesehatan - Siloam Tambah Tujuh Rumah Sakit Baru

NERACA Jakarta – Tidak hanya sekedar mencari bisnis semata di industri health care, PT Siloam International Hospital Tbk (SILO) terus…