Triwulan III, Intiland Bukukan Laba Rp141,5 Miliar

NERACA

Jakarta - Sepanjang triwulan III-2012, perusahaan pengembang properti PT Intiland Development Tbk (Intiland) membukukan laba bersih sebesar Rp141,5 miliar, atau naik 34% dibandingkan periode yang sama tahun 2011 yang tercatat mencapai Rp105,3 miliar.

Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi Intiland Archied Notopradono mengatakan, sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2012, manajemen berhasil mengeksekusi sejumlah strategi untuk mempertahankan peningkatan arus pendapatan, “Peningkatan laba bersih Intiland di triwulan III tahun ini terutama disebabkan adanya meningkatnya kontribusi pendapatan dari pengembangan proyekproyek baru,”katanya dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (30/10).

Selain itu, perseroan juga membukukan pendapatan sebesar Rp852,3 miliar,meningkat 35% dibandingkan triwulan III 2012 sebesar Rp632,2 miliar. Pendapatan dari pengembangan memberikan kontribusi sebesar Rp751,2 miliar atau 88%, sementara pendapatan berkelanjutan memberikan kontribusi Rp101,1 miliar atau sebesar 12%.

Kata Archied, sepanjang tahun ini pasar properti cukup prospektif. Beberapa proyek baru yang dipasarkan mendapat sambutan baik dari masyarakat, sehingga berdampak langsung pada meningkatnya nilai pendapatan perseroan..

Menurutnya, dari segmentasi produknya, pengembangan kawasan perumahan masih menjadi kontributor pendapatan terbesar yakni mencapai Rp316,3 miliar atau 37 % dari total pendapatan. Segmen produk mixed-use dan highrise menjadi kontributor terbesar kedua yakni mencapai Rp281,2 atau 33%, disusul kontribusi dari segmen kawasan industri sebesar Rp153,7 miliar atau 18%. Untuk pendapatan berkelanjutan, kontribusi terbesar berasal dari sewa ruang perkantoran Intiland Tower Jakarta dan Intiland Tower Surabaya yang tercatat mencapai Rp60,4 miliar (7%).

Kontributor pendapatan berikutnya yakni dari fasilitas olah raga dan golf sebesar Rp27,5 miliar (3%) dan perhotelan sebesar Rp13,1 miliar (2%), “Proyek-proyek baru yang kami luncurkan mulai memberikan kontribusi signifikan tahun ini. Proyekproyek baru tersebut antara lain apartemen 1Park Residences, perumahan Graha Natura, dan Kawasan Industri Ngoro tahap 2 di Mojokerto,” ungkapnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Tawarkan Bunga 12% - Sky Energy Indonesia Rilis MTN Rp 300 Miliar

NERACA Jakarta – Perkuat modal guna mendukung ekspansi bisnisnya, PT SKY Energy Indonesia Tbk (JSKY) tengah mencari pendanaan sebesar Rp300…

Catatkan Kinerja Keuangan Anjlok - Bisnis Batubara IMTG Cetak Raport Merah

NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2019 kemarin, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) membukukan raport merah untuk kinerja keuangan. Pasalnya,…

Buntut Harga Saham Jatuh - Totalindo Kaji Kembali Rencana Rights Issue

NERACA Jakarta –Nyungsepnya harga saham PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS) hingga di posisi level terendah Rp 50 per lembar…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Kadin: Industri Tidak Bisa Langsung Tumbuh Meski Harga Gas Turun

NERACA Jakarta - Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) menilai bahwa penurunan harga gas industri yang rencananya akan mulai berlaku…

Beli Rumah di Usia Muda Bukan Lagi Mustahil

Empat tahun sejak di lantik menjadi perwira polisi, Nuril Fajar (25) memberanikan diri mengambil rumah di usia muda. Hal ini…

PP Properti Rilis Obligasi Rp 401,3 Miliar

Perkuat likuiditas guna mendanai ekspansi bisnisnya, emiten properti PT PP Properti Tbk (PPRO) akan menerbitkan dua seri obligasi senilai dari…