Mengenal Oleh-oleh Khas Tanah Suci

NERACA

Oleh-oleh adalah salah satu barang yang sangat dinantikan oleh saudara, teman-teman dan sahabat ketika pulang setelah pergi haji. Air Zam-Zam salah satunya, Oleh-oleh ini adalah salah satu oleh-oleh yang paling dinantikan, air Zamzam dari mata air di Bukit Marwah lebih khususnya.

Sebab diyakini, air ini sangat sehat walau dalam kondisi mentah dan memiliki aneka khasiat bagi tubuh. Benar, air Zamzam mengandung kadar flouride tinggi sehingga baik untuk kesehatan gigi dan aman dikonsumsi langsung karena flouride mampu membunuh mikroorganisme jahat.

Oleh-oleh khas lainnya adalah kurma, kacang, cokelat, kismis, manisan buah tin, tasbih, sajadah, Al-Quran, parfum, pacar henna, minyak zaitun, ramuan herbal othem, aneka souvenir khas Arab Saudi bergambar Ka’bah.

Tidak hanya itu saja, kurma sendiri ada bermacam-macam jenisnya. Mulai dari kurma jomara, ambar dari Madina yang berkualitas super, ajwa yang paling mahal karena mutu dan ukurannya, jabari, tangkai, lulu yang bulat dan berwarna coklat muda, sayer, khudori, sampai salabi.

Kacang khas Arab Saudi adalah kacang Kacang Pistachio yang gurih dan renyah dengan warna hijau kekuningan serta kacang Arab bulat tanpa kulit. Madu yang terkenal adalah Madu Kashmir yang berasal dari Hadramout, Ma’jun Syifa dan madu Al Barokah.

Lokasi untuk membeli perhiasan ada di dekat pemakaman Baqi, Madinah. Pembandingan harga dapat dilakukan di toko perhiasan yang banyak berjejer di belakang masjid Nabawi di bawah hotel Taiba Jika akan membeli kurma, di Pasar Kurma Madinah Dantes Market di sebelah selatan masjid Nabawi. Sajadah dan karpet ada di bawah Hotel Taiba, Madinah. Kebutuhan lainnya (baju gamis,baju Abaya, Uqal, Sorban, peci haji, tasbih, dll bisa diperoleh di pertokoan di sekitar Hotel Rawdah Madinah. Bagi yang suka parfum, Jeddahlah surga untuk berbelanja parfum. Toko yang paling komplit dan murah di sana adalah Toko Ali Murah & Amir Perfumes.

Kini mencari oleh-oleh haji, tidak perlu harus belanja di Arab Saudi. Sebab berbelanja di Tanah Suci selain menyita waktu untuk ibadah, juga sangat melelahakan. Di Jakarta Pusat, tepatnya di Pasar Tanah Abang telah ada sentra penjualan aneka macam produk yang biasa dibawa jamaah haji dari Tanah Suci.

Apa pun jenis produk Timur Tengah itu, dapat ditemukan di pasar yang berlokasi di Jalan KH Mas Mansyur ini. Toko mulai buka setiap hari pukul 09.00 hingga 17.00. Bisa ditempuh dengan kendaraan pribadi, angkutan umum, maupun taksi. Barang-barang tersebut diimpor resmi oleh eksportir.

Semua harga barang masih bisa ditawar, pedagang menjamin harga barang tidak berbeda dengan harga di Arab Saudi, seperti di Jeddah, Medinah atau Mekkah. Bahkan kini juga mulai ada penjualan oleh-oleh khas haji yang diimpor langsung dari Arab saudi secara online. Barang-barang khas Arab Saudi juga bisa ditemukan di Pasar Ikan jalan Kereta Api Medan. Kebanyakan warga yang naik haji membeli oleh-oleh khas Arab Saudi seperti ceret kuningan, buah kurma, pakaian muslim bahkan air Zamzam pada pedagang di pasar ini.

BERITA TERKAIT

Langkah Pemberian Kompensasi oleh PLN Dinilai Tepat

    NERACA   Jakarta - Peristiwa blackout listrik yang terjadi di wilayah Jakarta, Jawa Barat dan Banten kemarin terus…

Mengenal Program Kartu Pra Kerja Pemerintah

    Oleh : Ismail, Pengamat Sosial dan Ekonomi Terdapat hal menarik dalam kesempatan debat Pilpres 2019, dimana dalam beberapa…

Niaga Komoditas - Pengusaha Nilai Bea Masuk Biodiesel oleh Eropa Terlalu Berat

NERACA Jakarta – Ketua Harian Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi) Paulus Tjakrawan menyebutkan bahwa proposal yang dikeluarkan oleh Uni Eropa…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Siap-siap Napak Tilas Gunung Krakatau Bulan Ini

Setelah sukses pada penyelenggaraan tahun lalu, Provinsi Lampung kembali akan menggelar acara tahunan Lampung Krakatau Festival 2019 di Kota Bandar…

Lampion Terakhir di Dieng

Ajang tahunan Dieng Culture Festival (DCF) telah memasuki tahun kesepuluh. Sejak pertama kali digulirkan 10 tahun yang lalu, ajang ini…

Pilihan Wisata di Lampung selain Krakatau

Dari Jakarta, Lampung bisa ditempuh dengan penerbangan selama 45 menit atau perjalanan darat selama sekitar delapan jam sudah termasuk dengan…