Ekonomi Domestik Jadi Kekuatan Pembangunan

Selasa, 25/09/2012

NERACA

Jakarta—Badan Perencana Pembangunan Nasional (Bappenas/PPN) mengatakan perekonomian domestik perlu ditingkatkan karena akan menjadi modal utama untuk menjaga momentum pertumbuhan yang berkualitas. "Peningkatan perekonomian domestik perlu dilakukan agar peningkatan kesejahteraan rakyat, terutama pengentasan kemiskinan dan penurunan pengangguran dapat dipercepat, artinya kita bisa menjaga momentum pertumbuhan yang berkualitas," kata Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Armida Salsiah Alisjahbana di Jakarta,24/9

Baca juga: Wapres Minta Bapenas Kerja Keras Laksanakan Program Pembangunan

Lebih jauh Armida menambahkan langkah-langkah konkrit untuk peningkatan dan penguatan perekonomian domestik perlu segera diwujudkan. “Dalam kaitan ini, tentunya sinergi pembangunan antara pusat dan daerah merupakan hal penting yang harus dilakukan,” terangnya.

Dikatakan Armida, kondisi ekonomi Indonesia yang masih terjaga dengan baik, tentunya jangan sampai membuat semua terlena. Keberhasilan pembangunan nasional merupakan agregasi keberhasilan pembangunan daerah.

Oleh karena itu, lanjut Armida, sinergi kebijakan melalui forum komunikasi, koordinasi dan konsultasi antara pusat dan daerah harus terus dipertahankan dan ditingkatkan untuk menjaga momentum pembangunan.

Baca juga: Bendung Arus Urbanisasi, Ekonomi Daerah Perlu Dikembangkan

Menurut Armida, kondisi ekonomi global saat ini masih diliputi dengan risiko, tapi dalam Semester I-2012, kondisi ekonomi Indonesia masih tetap terjaga pada level di atas enam persen karena adanya dukungan perekonomian domestik. "Sumber pertumbuhan utama adalah konsumsi masyarakat yang masih terjaga dengan baik dan investasi yang meningkat cukup tinggi, ini semua adalah erat kaitannya dengan ekonomi domestik," imbuhnya

Armida menengaskan, untuk menjaga dan memperkuat perekonomian domestik, pemerintah memiliki beberapa peran yang dianggap penting, yaitu menjamin regulasi, debottlenecking kendala-kendala pengembangan, mendukung pengembangan unggulan daerah.

Baca juga: Indonesia Perlu Waspadai Ekonomi Tiongkok