Investasi Emas Jadi Solusi bagi Banyak Orang

Sabtu, 15/09/2012

Investasi emas memang sangat menguntungkan, kendati harga emas yang cenderung naik-turun, namun investasi emas masih jadi pilihan bagi banyak orang, sepekan ini harga emas mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

NERACA

Harga emas seminggu pekan ini mengalami kenaikan yang cukup signifikan, kenaikan ini hampir mendekati nilai tertinggi selama lima bulan terakhir ini. Kenaikan itu merespon harapan stimulus, di mana adanya kondisi ekonomi yang sedang mengkhawatirkan.

Dari data yang dikutip dari Reuters, harga spot emas tercatat US$1.686,43 per ons, atau mendekati kenaikan tertinggi selama lima bulan di level US$1.692,71 pada Jumat. Sementara itu, harga emas di Amerika sedikit berubah menjadi US$1.689.

Pernyataan Bernanke pada Jumat lalu memberikan sinyal bagi peluang kelonggaran moneter (monetary easing). Bernanke menilai stagnasi pasar tenaga kerja di Amerika menjadi perhatian serius. Meski Bernanke tidak memberikan sinyal tindakan dalam secepatnya.

Selain itu, pembicaraan untuk mengakhiri pemogokan operasi tambang di Afrika Selatan, sebagai produsen platinum, Lonmin, menaikkan harga platinum. Harga platinum spot naik 0,4% menjadi US$1.535,59 setelah jatuh 0,8% pekan lalu.

Sedangkan, pernyataan petinggi The Fed sebelumnya memicu kenaikan bursa Amerika, akhir pekan lalu. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 90,13 poin atau 0,69% ke level 13.090.84, sedangkan Standard & Poor 500 menguat 7,10 poin atau 0,51% menjadi 1.406.58. Indeks komposit Nasdaq juga terangkat 18,25 poin atau 0,60% di posisi 3.066,96.

Harga Logam Meningkat

Harga emas batangan membuntuti tren penguatan logam berharga di pasar dunia. Banderol harga logam mulia, seharga Rp 561.000 per gram. Emas lantakan seberat 1 gram di Logam Mulia itu naik 1,81% dibandingkan dengan harga di hari sebelumnya. Harga di atas Rp 560.000 itu, terakhir terjadi pada 5 Maret 2012.

Pernyataan Ben Bernanke, Pimpinan The Federal Reserves, untuk menyiapkan langkah yang mendukung pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS), menuai respon positif dari pasar. Meski, Bernanke tidak tegas menyebut tentang adanya quantitative easing ketiga (QE3).

Head of Analyst Askap Futures, Suluh Wicaksono, mengatakan, kenaikan harga emas batangan hingga mencapai Rp 10.000 cukup fantastis. Selain kenaikan harga emas global, kurs rupiah yang melemah ikut andil mengerek harga emas Antam.

Namun, Zulfirman Basir, Analis Monex Investindo Futures, menilai, penguatan harga emas cuma bertahan sementara. Krisis utang Eropa akan menahan laju penguatan emas. Apalagi, data manufaktur terbaru China, Juli lalu, mempertegas ekonomi negara itu, tengah kontraksi.

Zulfirman memproyeksikan, harga emas dunia berpotensi terkoreksi cukup dalam, pada pertengahan bulan ini. Data ekonomi dari AS, Eropa dan Asia masih menjadi penyebab. "Pada saat itu bisa menjadi peluang untuk membeli emas," ujar Zulfirman.

Secara historis, menurut Suluh, pada bulan September hingga Desember, harga emas akan cenderung menguat. Ia memprediksi, harga emas batangan bisa naik mencapai Rp 580.000 per gram hingga akhir tahun.

Menurut Ibrahim, Senior Analis Harvest International Futures, meski tidak melaju kencang, namun penguatan emas akan awet. Dalam hitungan Ibrahim, di akhir tahun ini, harga emas batangan bisa mencapai Rp 564.270 per gram.

Kendati prospek masih cerah, Herman Djazi, Vice President Bisnis Logam Mulia Antam menyatakan, investor relatif wait and see. Kenaikan harga emas bisa membuat volume penjualan emas melemah di bulan ini.

Penurunan permintaan emas memang telah terlihat dari penjualan bulan Juli yang turun 29,34% dibanding bulan sebelumnya. (lihat infografis). Apalagi rupiah juga sedang melemah.

Harga Emas

Sedangkan, hampir semua stok emas batangan tersedia pada Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian (UBPP) PT Antam. Kecuali emas batangan ukuran 250 gram yang tidak tersedia.

Menurut daftar harga yang dirilis pada pukul 08.20 WIB, harga emas ukuran 1 gram menguat Rp10.000 ke level Rp561.000. Sedangkan harga beli kembali (buy back) emas naik Rp10.000 ke level Rp501.000 per gram.

Harga emas batangan 2 gram menguat Rp20.000 ke level Rp1.082.000; Harga emas batangan 2,5 gram naik Rp25.000 ke level Rp1.342.500 dan harga emas batangan 3 gram naik Rp30.000 ke level Rp1.603.000;

Tidak berbeda dengan harga emas batangan 4 gram yang naik Rp40.000 ke level Rp2.124.000; Kemudian harga emas batangan 5 gram yang naik Rp50.000 ke level Rp2.655.500, emas batangan 10 gram yang melemah Rp100.000 ke Rp5.270.000 dan harga emas batangan 25 gram yang menguat Rp250.000 ke level Rp13.100.000.

Sementara harga emas batangan 50 gram juga naik Rp500.000 ke level Rp26.135.000; Sedangkan emas batangan 100 gram naik Rp1.000.000 ke level Rp52.220.000 dan emas batangan 250 gram yang terangkat Rp2.500.000 ke level Rp130.450.000.

Sedangkan harga emas internasional menurut cnbc.com pada pukul 08.25 WIB terpantau naik US$3,30 (0,2%) ke level US$1.688,6 per ons.