Pefindo Sematkan Peringkat AA Untuk Pupuk Kaltim

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menetapkan kembali peringkat “idAA” untuk PT Pupuk Kalimantan Timur (PPKT atau Perusahaan) dan Obligasi II/2009 dan peringkat “idAA(sy)” untuk Sukuk Ijarah I/2009.

Informasi tersebut disampaikan dalam siaran persnta di Jakarta, kemarin. Disebutkan, outlook terhadap peringkat tersebut adalah “Stabil”. Peringkat mencerminkan kepentingan strategis industri pupuk bagi negara sehingga pemerintah memberikan dukungan yang kuat terhadap industri tersebut, posisi pasar perusahaan yang kuat di industri pupuk dan stabilnya pasokan gas alam yang mendorong tingkat utilisasi yang tinggi.

"Namun, peringkat dibatasi oleh tingkat leverage yang meningkat dalam jangka pendek sehubungan dengan ekspansi Perusahaan untuk memperbesar kapasitas produksi," Analis Pefindo, Niken Indriasih dan Bogi Yudianto.

Perusahaan merupakan produsen pupuk urea terintegrasi yang terbesar di Indonesia dengan fasilitas produksi di Bontang, Kalimantan Timur. Kapasitas produksi tahunan Perusahaan adalah sebesar 2,98 juta ton urea dan 1,85 juta ton amoniak.

Pada akhir bulan Juni 2012, PT Pupuk Indonesia (Persero), dahulu PT Pupuk Sriwidjaja (Persero), perusahaan negara yang merupakan induk perusahaan untuk sektor pupuk, memiliki 99,999% saham Perusahaan. (bani)

BERITA TERKAIT

Fitch Rating Beri Peringkat CCC+ LPKR

Kendatipun performance kinerja keuangan PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) masih membukukan pertumbuhan positif, namuan perseoan memperoleh peringkat issuer default rating…

Disarankan Tambah Insentif untuk Dorong Ekspor Perhiasan

NERACA Jakarta – Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Assyifa Szami Ilman menyatakan saat ini masih diperlukan beragam insentif…

Jabar Pusat Harkonas untuk Berdayakan Konsumen Indonesia

Jabar Pusat Harkonas untuk Berdayakan Konsumen Indonesia NERACA Depok - Kementerian Perdagangan RI menetapkan Provinsi Jawa Barat menjadi pusat kegiatan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Pembangunan Jaya Ancol Tumbuh 1,4%

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) membukukan laba tahun 2018 sebesar Rp223 miliar atau tumbuh 1,4% dibandingkan dengan periode yang…

Laba Bersih Indocement Menyusut 38,3%

NERACA Jakarta – Pasar semen dalam negeri sepanjang tahun 2018 mengalami kelebihan pasokan, kondisi ini berdampak pada performance kinerja keuangan…

Pacu Pertumbuhan Investor di Sumbar - BEI dan OJK Edukasi Pasar Modal Ke Media

NERACA Padang - Dalam rangka sosialisasi dan edukasi pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Padang bekerja sama dengan…