Pemerintah Jual Obligasi Rp6 Triliun

NERACA

Jakarta---Pemerintah akan melelang lima seri obligasi negara dengan jumlah indikatif Rp6 triliun pada Selasa (28/8) untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2012. “Obligasi negara atau surat utang negara (SUN) uang akan dilelang memiliki nilai nominal per unit sebesar Rp1 juta,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan, Yudi Pramadi di Jakarta, Senin, 27/8

Lima seri SUN tersebut adalah SPN12130812 (penjualan kembali) dengan pembayaran bunga secara diskonto dan akan jatuh tempo 12 Agustus 2013, seri FR0060 (penjualan kembali) dengan tingkat bunga tetap 6,25 persen, akan jatuh tempo 15 April 2017. Pembayaran kupon dilakukan setiap tanggap 15 April dan 15 Oktober.

Seri FR0063 (penjualan kembali) dengan tingkat bunga tetap 5,625 persen, jatuh tempo 15 Mei 2023. Pembayaran kupon dilakukan setiap 15 Mei dan 15 November. Seri FR0065 (penerbitan baru) dengan tingkat bunga tetap dan jatuh tempo pada 15 Mei 2033, pembayaran kupon dilakukan setiap 15 Mei dan 15 November.

Selain itu seri FR0062 (penjualan kembali) dengan tingkat bunga tetap 6,375 persen, jatuh tempo pada 15 April 2042. Pembayaran kupon dilakukan setiap 15 April dan 15 Oktober.

Penjualan SUN tersebut akan dilaksanakan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia. Lelang bersifat terbuka menggunakan metode harga beragam. Pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian kompetitif akan membayar sesuai dengan imbnal hasil yang diajukan.

Pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembeiian non-kompetitif akan membayar sesuai dengan imbal hasil rata-rata tertimbang dari penawaran pembelian kompetitif yang dinyatakan menang. Total alokasi pembelian non-kompetitif untuk SUN seri SPN12130812 adalah maksimum sebesar 30 persen dari target indikatif. **bari

BERITA TERKAIT

KAI Tawarkan Kupon Bunga Hingga 8% - Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun

NERACA Jakarta – Danai pengembangan ekspansi bisnisnya dan termasuk peremajaan armada, PT Kereta Api Indonesia (Persero) berencana menerbitkan obligasi I…

Perlukah Pemerintah Memberi Tunjangan Profesi Wartawan?

Oleh: D.Dj. Kliwantoro Pemerintah telah memberi tunjangan profesi dan tunjangan khusus guru, baik yang berstatus pegawai negeri sipil maupun bukan…

Pemerintah Gencarkan Implementasi Program e-Smart IKM - Industri Kecil dan Menengah

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Industri Kecil dan Menengah (IKM) kembali menggelar Workshop e-Smart IKM…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Tarif Cukai Rokok Naik 10% di 2018

      NERACA   Jakarta - Pemerintah secara resmi akan menaikkan tarif cukai rokok rata-rata sebesar 10,04 persen mulai…

Menyampaikan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika Lewat Kesenian

    NERACA   Jakarta – Kepala Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Yudi Latief menyampaikan bahwa pendiri bangsa…

Grand Eschol Residences & Aston Karawaci Hotel Kembali Dibangun - Sempat Tertunda

    NERACA   Jakarta - PT Mahakarya Agung Putera, pengembang Grand Eschol Residence & Aston Karawaci City Hotel, menegaskan…