Pemerintah Lelang SUN Rp6 Triliun - Pada 9 Agustus 2012

NERACA

Jakarta--Pemerintah akan melelang lima seri surat utang negara (SUN) dengan jumlah indikatif Rp6 triliun pada 9 Agustus 2012 untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2012.

Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan menyebutkan lima seri SUN yang akan dilelang terdiri dari empat seri penerbitan baru dan satu penerbitan kembali. Adapun 4 seri penerbitan baru yaitu SPN03121112, SPN12130812, FR0063, FR0064. Sementara satu SUN penerbitan kembali yaitu FR0062.

Seri SPN03121112 dengan pembayaran bunga secara diskonto akan jatuh tempo 12 November 2012, SPN12130812 juga dengan pembayaran bunga secara diskonto dan akan jatuh tempo 12 Agustus 2013.

Seri FR0063 memiliki tingkat bunga tetap dan jatuh tempo 15 Mei 2023 dan pembayaran kupon dilakukan setiap tanggal 15 Mei dan 15 November. Seri FR0064 memiliki tingkat bunga tetap dan jatuh tempo 15 Mei 2028 serta pembayaran kupon dilakukan setiap 15 Mei dan 15 November. Seri FR0062 memiliki tingkat bunga tetap sebesar 6,375 % dan jatuh tempo 15 April 2042 serta pembayaran kupon dilakukan setiap 15 April dan 15 Oktober.

Lelang bersifat terbuka menggunakan metode harga beragam. Pemenang lelang yang mengajukan penawaran kompetitif akan membayar sesuai dengan imbal hasil yang diajukan.

Pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian non-kompetitif akan membayar sesuai dengan imbal hasil rata-rata tertimbang dari penawaran pembelian kompetitif yang dinyatakan menang.

Total alokasi pembelian non-kompetitif untuk SUN seri SPN03121112 dan SPN12130812 maksimum sebesar 30 % dari target indikatif. Sedangkan alokasi pembelian non-kompetitif untuk seri FR0063, seri FR0064, seri FR0062 masing masing maksimal sebesar 20 % dari total yang dimenangkan. **bari

BERITA TERKAIT

Serangan Ransomware Masih Jad Ancaman Terbesar Pada Dunia Digital

Serangan siber peranti lunak, Ransomware, masih menjadi ancaman terbesar dunia digital yang saat ini tengah diadopsi nyaris di seluruh sektor,…

Pemerintah Tidak Terbuka Dengan Utang - Oleh : Edy Mulyadi Direktur Program Centre for Economic and Democracy Studies (CEDeS)

Ngutang lagi. Kali ini berjumlah US$4 miliar dalam bentuk penerbitan global bond. Ada tiga seri global bond yang diterbitkan, masing-masing bertenor…

Skema Lelang Gula Rafinasi Dinilai Tidak Efektif

  NERACA Jakarta – Lembaga Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) menyatakan distribusi gula rafinasi melalui mekanisme lelang dinilai tidak…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Data Perdagangan E-Commerce Dipantau BPS

      NERACA   Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) siap untuk melakukan perekaman data para pelaku perdagangan secara…

Kemendes PDTT Buka Akses Desa Yang Terisolasi

  NERACA   Maluku - Untuk memajukan dan memperkuat wilayah-wilayah perbatasan Direktur Pengembangan Daerah Perbatasan, Direktorat Jenderal Pengembangan Daerah Tertentu…

BATA Ingin Tambah 25 Toko Baru

      NERACA   Jakarta - PT Sepatu Bata. Tbk (Perseroan) berencana untuk melakukan eskpansi dengan membangun 25 toko…