Pasar Anak Negeri Dorong Ekonomi Kerakyatan

Rabu, 18/07/2012

NERACA

Jakarta--Pasar Anak Negeri sebagai wadah pengembangan usaha kecil dan menengah (UKM) dinilai tepat guna mendorong kesejahteraan masyarakat. Apalagi pasar anak negeri ini berorientasi pada ekonomi kerakyatan. “Melalui Pasar Anak Negeri, kami memfasilitasi penjualan produk pilihan karya pelaku UKM di bawah binaan PAN, sekaligus memberi kesempatan masyarakat mendapatkan produk berkualitas dengan harga terbaik pengusaha kecil dan menegah dari seluruh Indonesia," kata Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan di Jakarta,18/7.

Lebih jauh Taufik menjelaskan kegiatan yang diselenggarakan PAN ini untuk masyarakat dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri itu dijadualkan tanggal 27-29 Juli di Istora Senayan Jakarta. “ Intinya, kegiatan ini untuk mendorong tumbuhnya ekonomi kerakyatan. Apalagi UKM punya tahan terhadap krisis,”ucap Sekjen PAN ini.

Di tempat yang sama, Ketua DPP PAN, Hafisz Tohir menambahkan, PAN membuka pintu seluas-luasnya bagi kalangan dunia usaha kecil dan menengah serta siap memfasilitasi mereka mengembangkan usahanya. "Kami telah berkomitmen turut berkontribusi menggerakkan ekonomi kerakyatan," ujarnya.

PAN, katanya, siap membantu kalangan usaha kecil dan menengah dalam mendapatkan akses permodalan, pelatihan untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas usaha seperti memperbaiki kemasan, branding hingga pemasaran produk.

Menurut Hafisz, cara-cara dan metoda "social enterpreneurship" yang dijalankan melalui Pasar Anak Negeri itu merupakan penggabungan antara model Grameen Bank dengan bank syariah yang kemudian dilengkapi dengan konsep koperasi. "Untuk memenuhi kebutuhan pelaku UKM dalam meningkatkan pemasaran dan kualitas produknya, maka dalam Pasar Anak Negeri ini kami menyediakan 'klinik-klinik' yang relevan, seperti klinik simpan pinjam untuk skala mikro dan kecil hingga menyediakan fasilitas workshop," ujarnya. **cahyo