BNI Bertekad Memberi Kontribusi Lebih Ekonomi Nasional - Komitmen di Usia 66 Tahun

NERACA

Jakarta – PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) menyatakan tekadnya untuk terus tumbuh sebagai bank yang sehat dan kuat sehingga dapat berkontribusi nyata bagi pembangunan perekonomian bangsa Indonesia.

Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo mengatakan, tekad memberikan kontribusi lebih besar bagi perekonomian nasional akan dibekali pengalaman yang telah dimiliki selama ini sebagai bank terkemuka,terdepan dan unggul dalam layanan serta kinerja, “Pengalaman adalah guru yang paling baik dan banyak pelajaran berharga yang bisa dipetik dari 66 tahun perjalanan BNI,”katanya dalam memperingati hari jadi BNI ke -66 di Jakarta, Kamis (5/7).

Sebagai informasi, BNI didirikan tanggal 5 Juli 1946 dan diresmikan 17 Agustus 1946 di Yogyakarta oleh Wakil Presiden RI pertama, Mohammad Hatta. Sejak berdiri hingga saat ini, BNI tumbuh bersama pasang surutnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Bersamaan memperingati HUT ke-66, BNI akan meluncurkan empat varian produk baru yaitu, BNI Taplus Muda, Kartu Kredit BNI Visa Infinite, Kartu Kredit Garuda BNI dan BNI Wirausaha.

BNI Taplus Muda yang diluncurkan pada HUT ke 66 BNI ini merupakan produk simpanan bentuk tabungan yang diperuntukkan bagi kaum muda usia 15-25 tahun. Menurut Gatot, hadirnya BNI Taplus Muda merupakan respon BNI terhadap pasar kawula muda yang dianggap potensial sebagai generasi mendatang.

Selain produk tabungan, BNI juga meluncurkan kartu kredit segmen traveller bekerjasama dengan PT Garuda Indonesia (Tbk). Kartu Kredit Garuda Indonesia BNI merupakan bentuk kerjasama co-branding dengan Garuda Indonesia yang mencakup 2 jenis kartu yaitu, Garuda IndonesiaBNI Platinum Card dan Garuda IndonesiaBNI Signature Card.

Sementara BNI Visa Infinite Card merupakan kartu kredit yang diperuntukkan khusus bagi nasabah emerald kriteria tertentu atau dapat diberikan juga kepada calon pemegang kartu yang merupakan top level executive atau pribadi istimewa lainnya.

Sedangkan BNI Wirausaha merupakan fasilitas kredit dari BNI untuk usaha kecil dengan fasilitas kredit Rp50 juta hingga Rp1 miliar. Gatot menerangkan, BNI Wirausaha merupakan produk BNI yang diluncurkan ulang dengan fitur persyaratan dan ketentuan lebih mudah dalam mendukung usaha produktif kepada perorangan maupun badan hukum, yang meliputi seluruh sektor ekonomi. (cahyo)

BERITA TERKAIT

Tahun Politik Berikan Dampak Positif IHSG

NERACA Solo – Momentum politik seiring dengan pemilihan calon presiden dan anggota legislatif, diyakini tidak terlalu banyak berdampak terhadap industri…

Awal Tahun, NasionalRe Gelar Pelatihan Bagi Para Mitranya di Jawa Timur

Awal Tahun, NasionalRe Gelar Pelatihan Bagi Para Mitranya di Jawa Timur NERACA Jakarta - PT Reasuransi Nasional Indonesia atau NasionalRe…

Ekonomi Global Mulai Membaik - OJK Bidik Himpun Dana di Bursa Rp 250 Triliun

NERACA Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimistis penggalangan dana di pasar modal tahun ini dapat mencapai Rp200 triliun hingga…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Dongkrak Penjualan - Passpod Gandeng Tokopedia dan LOKET

NERACA Jakarta - Perluas penetrasi pasar untuk mengerek pertumbuhan penjualan, PT Yelooo Integra Datanet Tbk (YELO) atau lebih dikenal Passpod…

Harga IPO Rp 180 Per Saham - Citra Putra Realty Raup Dana Rp 93,6 Miliar

NERACA Jakarta – Resmi mengantungi pernyataan efektif untuk melakukan penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) dari Otoritas…

Serap Private Placement - Benny Tjokro Tambah Porsi Saham di RIMO

NERACA Jakarta - Aksi korporasi PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO) berupa Penambahan Modal Tanpa Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih…