Angka Inflasi Diperkirakan Capai 0,35% - Pada Juli 2012

NERACA

Jakarta-- Memasuki musim liburan anak sekolah kali ini diperkirakan akan menggiring Indeks Harga Konsumen (IHK) naik, sehingga berpotensi mendongkrak inflasi pada Juni 2012 di kisaran 0,35%. Angka inflasi ini, jauh meningkat dibandingkan dengan inflasi bulan Mei 2012 yang hanya sebesar 0,07%. "Inflasi Juni berkisar 0,35% karena didorong sektor PHR (perdagangan, hotel, resto) seiring liburan anak-anak sekolah," kata Pengamat Ekonomi, Ryan kiryanto di Jakarta, Minggu (1/7)

Lebih jauh Ryan menambahkan selain musim liburan, sektor pendidikan juga yang menyebabkan meningkatnya inflasi pada Juni 2012 ini. Adanya tahun ajaran baru selepas masa liburan ini menjadi pemicu melonjaknya inflasi kali ini.

Diakui Ryan, kebijakan pemerintah mewajibkan kendaraan pelat merah untuk menggunakan BBM nonsubsidi diprediksi akan menambah tekanan pada angka inflasi. "Inflasi kisaran 0,35% itu, salah satunya karena konsumsi BBM nonsubsidi," terangnya.

Seperti diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka inflasi bulanan di bulan Mei sebesar 0,07%. Kenaikan harga bawang merah dan ayam ras menjadi dua komoditas utama yang menyumbang inflasi ini. "Angka inflasi Mei sebesar 0,07%, sedangkan angka inflasi tahun kalender sebesar 1,15% dan inflasi year on year 4,45%. Angka inflasi komponen inti sendiri sebesar 0,18% dan inflasi inti (yoy) sebesar 4,14%," ungkap Kepala BPS Suryamin beberapa waktu lalu. **cahyo

BERITA TERKAIT

Tekan Pemburu Rente, Skema Impor Pangan Harus Diubah

  NERACA Jakarta - Ketua Badan Anggaran DPR RI MH Said Abdullah meminta pemerintah mengubah skema impor pangan dari sistem…

Kampanye Love Yourself, Esse Inginkan Anak Muda Bisa Mencintai Diri Sendiri

  NERACA Jakarta – KT&G Indonesia ingin memberikan insiprasi kepada anak muda Indonesia untuk menumbuhkan rasa mencintai diri sendiri dengan…

Luncurkan Halu, SiCepat Ekspres Targetkan Pengiriman Naik 30%

    NERACA   Jakarta - SiCepat Ekspres terus mengembangkan produknya agar bisa menjadi pilihan masyarakat. Setelah  meluncurkan produk layanam…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Jokowi : Bangun Jalan Tol Jangan Tunggu IRR Tinggi

  NERACA Pekanbaru -  Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa pembangunan jalan tol yang kini dikebut oleh pemerintah, terutama untuk…

Pemerintah Siapkan Rp8,48 Triliun untuk Pembangunan Perumahan

  NERACA                      Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengalokasikan dana pembangunan perumahan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja…

Akibat Virus Corona, Ekonomi Indonesia Diprediski Turun 0,09%

  NERACA Jakarta - Pengamat Ekonomi Universitas Indonesia (UI) Fithra Faisal Hastiadi memprediksikan mewabahnya Virus Corona baru atau COVID-19 berpotensi…